UMKM Jambi
Hanya Pekerjaan Sampingan, Kebab Aisyah Kini Miliki Dua Cabang
Ahmad sendiri memang sudah mendedikasikan dirinya untuk berkhidmat di masjid Jasmi ini sejak 2006 silam
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Nani Rachmaini
Berpindah pindah lokasi jualan merupakan hal yang biasa saat itu agar dagangannya laku.
Namun saat itu dia masih sebagai tenaga penjual atau bekerja dengan orang.
Setahun kemudian, tepatnya sepuluh tahun yang lalu, dia mulai merintis usaha kebabnya sendiri.
Lokasinya saat itu dekat dengan masjid Jami assadah tujuannya utamanya agar pekerjaan utamanya berkhidmat tidak terganggu.
Namun, saat itu penjualannya masih belum stabil, dagangannya tidak selaris saat ini.
Namun beberapa bulan menjelang menikah, usahanya mulai berkembang.
Apa lagi setelah anak semata wayangnya hadir, usahanya makin berkembang pesat.
Hingga saat ini dia telah memiliki beberapa cabag dan mulai merambah dunia e-commerce dengan bergabung ke ojek online.
Baca juga: Al Haris: Harus Siap Jadi Pelayan Masyarakat, 241 CPNS Merangin Terima SK
Baca juga: Petugas Kewalahan Memadamkan Api, Rumah Semi Permanen di Desa Pulau Buayo Ludes
Baca juga: Dorong UKM Manfaatkan Pasar Modal, OJK Luncurkan Securities Crowdfunding
( Tribunjambi.com/ M.Yon Rinaldi )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/kebab-aisyah-di-kota-jambi66.jpg)