Berita Bungo
Pascaormas FPI Dilarang, Polres Bungo Dibanjiri Karangan Bunga
Mapolres Bungo dibanjiri karangan bunga pasca ditetapkannya organisasi Front Pembela Islam (FPI) sebagai organisasi terlarang
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Mapolres Bungo dibanjiri karangan bunga pasca ditetapkannya organisasi Front Pembela Islam (FPI) sebagai organisasi masyarakat (Ormas) terlarang beberapa waktu lalu.
Mapolres Bungo dibanjiri karangan bunga dari sejumlah elemen masyarakat sebagai bentuk dukungan atas keberhasilan TNI dan Polri dalam memberantas Ormas Intorelansi di Indonesia.
Dari pantauan tribunjambi.com, hampir seluruh pagar Mapolres Bungo dipenuhi papan bunga dukungan terhadap tindakan TNI dan Polri.
Saat dikonfirmasi, Kapolres Bungo AKBP Mokhamad Lutfi mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada pihak kepolisian dalam menjalankan tugas untuk menjaga keamanan seluruh masyarakat.
"Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bungo yang telah mendukung kinerja TNI dan Polri dalam menjalankan tugas," ujarnya.
Kapolres juga berharap masyarakat untuk tidak terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam mendukung atau memfasilitasi aktifitas Ormas terlarang tersebut.
Dia meminta masyarakat untuk melaporkan kepada aparat yang berwenang jika menemukan kegiatan, simbol atupun atribut ormas terlarang.
"Kapolri sudah mengeluarkan maklumat tentang kepatuhan terhadap kegiatan, penggunaan simbol dan atribut serta menghentikan kegiatan FPI. Kami harap masyarakat Kabupaten Bungo mematuhi maklumat tersebut," ungkap Kapolres Bungo.
Baca juga: Keluar Dari Penjara, Pria ini Menjadi Kaya Mendadak, ini yang Terjadi
Baca juga: Pesta Pernikahan Berubah Gaduh saat Pengantin Wanita Kesurupan di Pelaminan, Videonya Langsung Viral
Baca juga: Ratusan CPNS Kabupaten Bungo Menerima SK
Selain itu, Salah satu pengirim papan bunga di depan Polres Bungo, Ketua PC. PMII Bungo, Hidayat Hafizd menyebut bahwa pengiriman karangan bunga untuk pihak kepolisian merupakan bentuk dukungan dari masyarakat atas tindakan tegas terhadap ormas FPI yang berpotensi dapat memecahbelah persatuan dan kesatuan NKRI.
Dia berharap aparat terus melakukan upaya antisipatif munculnya ormas-ormas yang mengarah pada radikalisme.
"Pengiriman karangan bunga yang kami lakukan merupakan bentuk dukungan atas prestasi TNI dan Polri untuk menertibkan ormas-ormas radikal," tandas Ketum PMII.
(Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/karangan-bunga-di-mapolres-bungo-fpi-bubar.jpg)