Ganjar Pranowo Bingung Gubernur Jateng Kok Dikasih Sayap, Maksud Habib Jafar Alkaff Buat Penasaran
Ketika Ganjar hendak mengambil buah anggur, Habib Ja'far melarangnya. Ia meminta Ganjar untuk memakan buah jeruk yang ada. Lho kenapa?
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo punya kesan tersendiri dengan Habib Ja'far Alkaff. Banyak kenangan dan masih jadi teka-teki
TRIBUNJAMBI.COM,SEMARANG- Ganjar Pranowo sampai sekarang masih belum tahu apa pesan yang ingin disampaikan Habib Jafar Alkaff.
Gubernur Jawa Tengah itu pernah hanya kebagian sayap saat Habib Ja'far membagi-bagi daging ayam.
Tetapi bukan soal sayap ayam, Habib Jafar punya pesan khusus yang sampai sekarang belum dipahami Ganjar.
Hingga akhirnya kabar duka menyelimuti masyarakat Jawa Tengah.
Ulama karismatik asal Kudus, Habib Jafar Alkaff dikabarkan telah wafat di Samarinda, Kalimantan Timur pada Jumat (1/1/2021) kemarin.
Baca juga: Sejarah Runtuhnya Kerajaan Demak dan Kemelut Perebutan Kekuasaan Arya Penangsang dengan Joko Tingkir
Baca juga: Din Syamsudin Menikahi Cucu Pendiri Ponpes Gontor Hari Ini
Baca juga: Nasib Umat Islam Buat Dunia Terkejut, Peramal Paling Terkenal Katakan Ini yang Akan Terjadi 2021
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyampaikan duka mendalam.
Ia mengatakan, selama hidup Habib Ja'far selalu memberikan ketenangan kepada masyarakat dan selalu mengajarkan tentang bagaimana mencintai tanah air.
Hal itu juga diungkapkan Ganjar di akun Instagran Ganjar.
Ia memposting ceramah Habib Ja'far yang berisi terkait doa agar rakyat Indonesia makmur, Indonesia aman, ekonomi gampang.
"Saya mengucapkan belasungkawa yang dalam atas wafatnya Habib Ja'far.
Beliau ulama yang selalu memberikan ketenangan, kalau berbicara adem dan selalu mengajarkan masyarakat tentang cinta tanah air," kata Ganjar, dalam siaran pers, Sabtu (2/1/2021).
Banyak kenangan Ganjar bersama ulama yang dikenal sebagai wali yang memiliki maqom majdub.
Tingkah lakunya yang kadang nyleneh (jadzab) membuatnya terkenal di seluruh Indonesia.

Bahkan, Ganjar memiliki pengalaman-pengalaman sendiri bagaimana kebiasaan nyleneh Habib Ja'far itu.