Berita Internasional
AS Kocar-kacir di LCS, Kini Tiongkok Ditantang Inggris, Militer Ratu Elizabeth Kirim Kapal Induk
Terbukti dengan beberapa kali dihalaunya kapal-kapal perusak berbendera AS yang juga memuat rudal kendali di kawasan Laut China Selatan.
TRIBUNJAMBI.COM - Setelah beberapa kali bersitegang di Laut China Selatan (LCS), armada perang Amerika Serikat (AS) terbukti telah kalah pamor dengan kekuatan militer China beberapa waktu ini.
Terbukti dengan beberapa kali dihalaunya kapal-kapal perusak berbendera AS yang juga memuat rudal kendali di kawasan Laut China Selatan.
Keberhasilan China tersebut tak lain karena bertambah kuatnya kekuatan militer Tiongkok dalam beberapa tahun ini.
Bahkan intervensi AS terhadap Taiwan termasuk dengan penjualan sejumlah senjata canggih dari pabrikan negara Paman Sam pun tak membuat China gentar.
Baca juga: KSAL Bakal Ungkap Benda yang Diduga Drone Milik China yang Ditemukan Nelayan, Besok Akan Dijelaskan
Baca juga: Menhan Prabowo Dicolek DPR RI Gegara Drone Pengintai Diduga Milik China Terobos Perairan NKRI
Baca juga: Fadli Zon Berang, Drone Pengintai yang Diduga Milik China Ditemukan di Perairan NKRI: Ini Penghinaan
China bahkan semakin serius untuk bisa menggempur dan merebut wilayah Taiwan yang diklaim masuk daerah teritori mereka.
Mendengar kabar itupun negara-negara Barat yang sebagian besar sekutu AS di NATO pun ikut bereaksi.
Terutama Inggris yang pernah membawahi Hong Kong selama 50 tahun tak bisa tinggal diam melihat kenekatan China.
Termasuk ketegangan antara Taiwan dan China juga menjadi perhatian khusus.
Baru-baru ini, militer Inggris berencana mengirimkan kapal induk yang merupakan salah satu armada laut paling menakutkan di Bumi.
HMS Queen Elizabeth dikabarkan akan ditugaskan untuk menuju Laut China Selatan dalam waktu dekat ini.
Rencana Inggris itupun membuat China merasa terpojok.
Beijing pun menyatakan kecamannya pada negara-negara Barat yang bakal ikut campur dengan urusan dalam negeri mereka.
Xi Jinping pun mengancam bakal mengambil tindaka yang diperlukan untuk bisa menjaga kedaulatan termasuk dengan memulai perang.
Melansir dari The Sun, Sabtu (2/1/2020), rencana peluncuran HMS Queen Elizabeth disebut oleh otoritas militer Inggris sebagai misi operasional pertama mereka.
Diketahui ketegangan antara China dengan negara-negara Barat memang semakin meruncing sepanjang tahun 2020.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/kapal-induk-terbaru-china-shandong.jpg)