Tragedi Waduk CIrata - Badar Ikut Tewas Saat Hendak Menolong Eneng Dan Kawan Kawan

Tragedi di Waduk Cirata. Tim SAR gabungan menemukan seluruh korban yang berada di dalam perahu terbalik di Waduk Cirata.

Editor: Duanto AS
istimewa
Tragedi Waduk Cirata - Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan seluruh korban yang berada di dalam perahu terbalik di Waduk Ciraya pukul 18.30 WIB, Jumat (1/1/2021). 

TRIBUNJAMBI.COM, PURWAKARTA - Tim SAR gabungan menemukan seluruh korban yang berada di dalam perahu terbalik di Waduk Cirata pukul 18.30 WIB, Jumat (1/1/2021).

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah mengatakan pihaknya berhasil menemukan empat korban lainnya dalam kondisi tak bernyawa.

"Pukul 16.30 WIB kami temukan Eneng (25), pukul 16.40 WIB kami temukan Badar (25), pukul 18.00 WIB kami temukan Zian (1), dan terakhir pukul 18.30 WIB kami temukan Aqila (7)," katanya.

Selanjutnya, seluruh korban dibawa ke rumah duka.

Dengan telah ditemukan seluruh korban mala operasi SAR ditutup dan seluruh unsur SAR kembali ke satuannya masing-masing.

Baca juga: Siapa Jenderal Tua Pelanggar HAM yang Dimaksud Andi Arief? Mahfud MD Singgung SBY

Berikut data korban selamat yakni Angga, Uca, Ika, Fitri dan Desi.

Data korban meninggal dunia adalah Ai Latifah (14), Eneng (25), Zian (1), Badar (25) dan Aqila (7).

Deden menjelaskan bahwa korban Badar tak naik perahu. Dia menunggu di tepi kolam.

Namun, saat melihat perahu tenggelam, Badar berniat menolong dengan berenang namun tak lama kemudian Badar ikut tenggelam.

Adapun Unsurs SAR yang berada di lapangan, yaitu Basarnas Bandung, Damkar Purwakarta, Dishub Cianjur, Satpol PP Maniis, Pramuka Purwakarta, dan BPWS Purwakarta.

Ikut Tewas saat Menolong

Lima orang meninggal dunia dalam tragedi perahu tenggelam di Waduk Cirata, Kampung Pasirwetan, Desa Sirnagalih, Kecamatan Maniis, Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (1/1/2021) siang.

Kapolsek Maniis, AKP Suparlan mengatakan kejadian terjadi saat perahu kayu yang membawa tujuh orang penumpang dan satu pengemudi mengarah ke kolam jaring apung (KJA) dari tepi danau.

"Setelah melaju sejauh 20 meter, perahu itu bergoyang tak seimbang dan mulai tenggelam karena kelebihan muatan," katanya.

"Pengemudi perahu melompat keluar perahu menyelamatkan diri bersama dua penumpang lainnya," katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved