Breaking News:

Berita Sarolangun

Dinsos Sarolangun Salurkan Bantuan 2.552 KK Korban Banjir Pauh dan Mandiangin

Dinas Sosial Kabupaten Sarolangun bersama tim tagana Kabupaten Sarolangun melakukan penyaluran bantuan sembako

Rifani halim
Dinas Sosial Kabupaten Sarolangun bersama tim tagana Kabupaten Sarolangun melakukan penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat di dua kecamatan yang terkena dampak banjir. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN -Dinas Sosial Kabupaten Sarolangun bersama tim tagana Kabupaten Sarolangun melakukan penyaluran bantuan sembako kepada masyatakat di dua kecamatan yang terkena dampak banjir. 

Kadis Sosial Juddin mengatakan, penyaluran bantuan bagi korban bencana banjir tersebut berdasarkan surat keputusan tanggap darurat yang dikeluarkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sarolangun. 

"Ya kita sudah Salurkan bantuan bagi masyarakat yang terkena banjir 23 Desember. Penyaluran melibatkan tim Tagana, yakni di Pauh dan Mandiangin," katanya, Sabtu (2/1/2021). 

Lanjutnya, dari dua kecamatan tersebut, sebanyak 2.552 Kepala Keluarga menerima bantuan tersebut berupa beras 5 kg dan 5 bungkus supermi, melalui dana tanggap darurat yang ada di BPBD Sarolangun. 

"Melalui dana tanggap darurat yang ada di BPKAD yang disalurkan ke BPBD lalu diserahkan ke dinas sosial untuk disalurkan ke masyarakat," katanya. 

Untuk di wilayah Kecamatan lainnya, kata Juddin, bahwa sesuai dengan standar operasional prosedur bahwa bantuan bagi korban banjir tersebut diberikan jika memang sudah lima hari masyatakat tidak dapat beraktivitas di dalam rumah karena terendam banjir. 

Baca juga: Tips Menjemur Pakaian saat Musim Hujan, Namun Pakaian Tetap Wangi dan Anti Apek

Baca juga: INILAH Ibu Kandung Gading Marten Sebenarnya, Publik Banyak yang Mengira Anna Maria, Intip Potretnya

Baca juga: Jarang Diketahui! Ternyata Ini Manfaat Menggunakan Cadar Hitam bagi Wanita

"Kita seorang sesuai dengan data dari BPBD itu kita Salurkan, karena bantuan itu sesuai dengan SK tanggap darurat yang dikeluarkan oleh BPBD, dan aturan dalam SK itu harus 5 hari rumah masyarakat terpendam banjir. Kita harapkan masyarakat agar selalu waspada dalam menghadapi musibah banjir ini," katanya. (Tribun Jambi /Rifani Halim)

Penulis: Rifani Halim
Editor: Nani Rachmaini
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved