Breaking News:

Smart Mom

Belajar Tatap Muka 2021, Ini Alasan Lidia Wati Izinkan Anaknya Ikuti Perkuliahan Tatap Muka

Hampir 10 bulan terkahir sejak wabah pandemi Covid-19 merebak, masyarakat mulai membatasi kegiatan di luar rumah, karena hal tersebut pembelajaran di

ist
Lidia Wati (39) dan anaknya M Andrean (19). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Wacana belajar tatap muka pada semester genap, menuai pro dan kontra dari pihak orang tua, meskipun begitu tidak sedikit orang tua yang setuju dengan sekolah tatap muka untuk anak remaja yang sudah bisa diberi pengertian.

Hampir 10 bulan terkahir sejak wabah pandemi Covid-19 merebak, masyarakat mulai membatasi kegiatan di luar rumah, karena hal tersebut pembelajaran di bangku sekolah dan bangku perkuliahan juga dilakukan secara online.

Mulai semester genap, tahun ajaran 2020/2021, wacana pembelajaran dijadwalkan secara tatap muka kembali, dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Baca juga: Ramalan Cinta Minggu Zodiak 3 Januari 2021, Siapa Ketemu Jodoh Awal Januari

Banyak pertimbangan-pertimbangan orang tua sebelum mengizinkan anaknya melakukan pembelajaran tatap muka, meskipun ada yang kurang setuju, ada juga orang tua yang setuju dengan pembelajaran tatap muka pada semester genap.

Smart mom Lidia Wati (39) yang berprofesi sebagai wirausaha, mengizinkan anaknya M Andrean (19) mengikuti perkuliahan tatap muka tetapi harus dengan protokol kesehatan yang ketat, untuk anaknya Zahratushita (12) yang duduk di sekolah dasar, masih di pertimbangkan.

Menurutnya pembelajaran yang dilakukan secara tatap muka harus dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 yang sangat ketat.

Baca juga: Harapan 2021 Bagi Femalenial Ini Menjadi Pribadi yang Lebih Baik, Hedia Rizki: I Love This Year

"Saya mendukung wacana sekolah dan perkuliahan tatap muka ini berlaku bagi anak-anak remaja atau anak-anak yang sudah bisa di beri pengertian, untuk anak SD maupun TK sepertinya ini belum bisa di terapkan, selain itu sekolah juga harus memastikan penerapan protokol kesehatan Covid-19 berjalan dengan semaksimal mungkin." Jelasnya.

Penerapan protokol kesehatan di sekolah juga menjadi pertimbangan orang tua untuk memberikan izin sekolah tatap muka di tengah situasi pandemi seperti saat ini.

"Karena menurut saya, tidak mudah bagi orang tua untuk memberikan izin anaknya untuk bersekolah tatap muka di tengah situasi seperti ini, sebelum mengizinkan orang tau pasti akan memastikan penerapan protokol keshetan di sekolah, dan mengurangi jumlah siswa di dalam lokal, ini merupakan pertimbangan orang tua sebelum memberi izin." Tambahnya.

Baca juga: Film yang Tayang di Bioskop Akhir Pekan Ini, Ada Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Mugen Train

Tidak hanya pihak sekolah, peran orang tua di rumah juga sangat penting jika pembelajaran tatap muka benar-benar di jalankan, memastikan anak menggunakan masker, minum vitamin dan lain sebagainya.

"Jika wacana pembelajaran tatap muka benar-benar di jalankan, peran orang tua juga sangat penting, tentunya orang tua harus memastikan anak sarapan sebelum berangkat sekolah, minum vitamin, memakai masker dan membekali anak handsanitizer." Tutupnya.

Ia juga mengatakan meskipun anak-anak tetap dirumah, orang tua mulai kesulitan mengajari anak dengan pekerjaan dan lain sebagainya.

Selain itu juga untuk anak-anak yang sudah remaja orang tua juga kesulitan menjaga agar anak tetap di rumah, selain itu anak-anak juga sudah mulai bosan, hampir 10 bulan terkahir berada di rumah.

Penulis: Ade Setyawati
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved