Berita Merangin
BREAKING NEWS Ribuan Pengunjung Berkerumun di Objek Wisata Sikumbang Waterpark Dibubarkan Paksa
Ribuan pengunjung yang berkerumun di objek wisata Sikumbang Waterpark Bangko dibubarkan paksa oleh polisi.
Penulis: Muzakkir | Editor: Rahimin
BREAKING NEWS Ribuan Pengunjung Berkerumun di Objek Wisata Sikumbang Waterpark Dibubarkan Paksa
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muzakkir
TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Ribuan pengunjung yang berkerumun di objek wisata Sikumbang Waterpark Bangko dibubarkan paksa oleh polisi.
Informasi yang dihimpun, pengunjung objek wisata ini dibanjiri oleh pengunjung.
Warga yang datang berasal dari berbagai daerah, bahkan ada yang datang dari kabupaten tetangga.
Warga yang datang ke sana umumnya membawa anak-anak untuk mandi dikolam renang.
Baca juga: Perayaan Malam Tahun Baru Dilarang Petani Jagung di Batanghari Keluhkan Hasil Penjualan Berkurang
Baca juga: Cuaca Ekstrem di Kuala Jambi, Nelayan Batasi Jangkauan Melaut
Baca juga: BREAKING NEWS Hilang di Kuala Kerang, Seorang Nelayan Warga Kuala Tungkal Ditemukan Sudah Meninggal
Pembubaran kerumunan warga tersebut langsung perintahkan oleh Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan bersama Kapolsek dan juga personil lainnnya.
Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy P ketika dikonfirmasi mengiyakan jika objek wisata tersebut didatangi petugas.
"Kita suruh mereka pulang, sebab sudah terjadi kerukunan warga," kata AKBP Andy, Jumat (1/1/2021).
Dari keterangan petugas di sana, lanjut Andy, pengunjung yang datang mencapai lebih dari 1.000 orang.
Pada umumnya mereka tidak menerapkan protokol kesehatan seperti tidak memakai masker dan juga tidak menjaga jarak.
Sebelum melakukan pembubaran ini, pihaknya telah melakukan sosialisasi dan himbauan terlebih dahulu.
Baca juga: Ramalan Keuangan Zodiak Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius dan Pisces di Tahun 2021
Baca juga: SPOILER Ikatan Cinta RCTI 1 Januari 2021, Dendam Angga Terbalaskan? Bagaimana Nasib Andin dan Mas Al
Baca juga: Mendadak Amien Rais Ingatkan Jokowi Tentang Keganasan Firaun, Sampai Kutip Ayat Alquran, Ada Apa?
Namun, karena tidak diindahkan, maka upaya pembubaran adalah solusi terakhir.
"Imbauan kita tidak diindahkan, maka dengan terpaksa kita lakukan tindakan tegas," ujarnya.
Untuk pemilik ataupun penanggung jawab objek wisata ini, menurut Andy akan mereka panggil.
Hal itu untuk meminta pertanggungjawaban. "Pastinya kita panggil, karena mereka (management,red) telah melanggar aturan yang dibuat," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/objek-wisata-sikumbang-ya.jpg)