Breaking News:

Penumpang dari Dabo Singkep Jadi Perhatian, Arus Kedatangan di Pelabuhan RoRo Meningkat 50 Persen

Jelang akhir tahun 2020, arus penumpang di Pelabuhan RoRo Kuala Tungkal mengalami kenaikan.

TRIBUN JAMBI/SAMSUL BAHRI
Penumpang yang baru datang dari Batam di Pelabuhan RoRo Kuala Tungkal, Selasa (29/12). Sejak Natal hingga kemarin arus kedatangan dan keberangkatan meningkat 50 persen. 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Jelang akhir tahun 2020, arus penumpang di Pelabuhan RoRo Kuala Tungkal mengalami kenaikan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Syamsul Jauhari dalam tinjauannya di Pelabuhan RoRo, Selasa pagi (29/12) menyebutkan kenaikan penumpang ini terlihat sejak jelang Natal beberapa waktu lalu hingga kemarin.

Kenaikan penumpang dikatakan Syamsul sekitar 50 persen dibanding hari biasanya.

"Jelang tahun baru ini tentunya ada peningkatan di banding hari-hari biasanya. Peningkatan ini dari menjalang Natal dan sampai saat ini, dan peningkatan ini di atas 50 persen," katanya.

Untuk kedatangan kapal pagi kemarin setidaknya ada 106 penumpang dari Batam. Selain kedatangan arus keberangkatan dari Kuala Tungkal ke Batam juga meningkat.Selain itu, pelabuhan RoRo juga melayani kapal dari Dabo Singkep, dan disebutkan Syamsul juga mengalami kenaikan.

"Dabo Singkep ke Kuala Tungkal dan sebaliknya juga mengalami kenaikan. Untuk Dabo Singkep itu kedatangan di hari Kamis," tambahnya.

Kedatangan dan keberangkatan penumpang dari dan ke Dabo Singkep di Pelabuhan RoRo menjadi prioritas pengamanan. Hal ini lantaran kedatangan dan keberangkatan ke Pelabuhan Dabo Singkep pada tanggal 31 Desember atau akhir tahun 2020.

Kapolsek KSKP, Iptu Agung Heru Wibowo saat di konfirmasi menyebutkan bahwa akan melakukan pengamanan secara efesien yang akan dikhususkan bagi penumpang.

"Para penumpang yang menggunakan jasa di Pelabuhan RoRo saat pergantian malam tahun baru bertepat masuknya kapal dari Dabo Singkep. Untuk Efesiensi dalam pengamanan khusus kita pakai untuk jasa penggunaan penumpang," katanya.

Diungkapkan Agung, pihaknya tetap memprioritaskan pengamanan untuk penegakan protokol kesehatan. Dengan melibatkan kepolisian KSKP, Pol Air, KSOP, TNI, AL dan unsur lainnya, pihaknya tetap mengikuti aturan Prokes.

"Tetap sesuai anjuran dan kebijakan pemerintah di pelabuhan kita lebih mengutamakan penegakan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak). Dalam hal bepergian pun kita selektif satu persatu cek suhu dan suket non reaktif rapid tes," pungkasnya.

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Fifi Suryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved