Breaking News:

Berita Sarolangun

Pengungkapan Kasus Tipikor di Sarolangun Menurun, 2020 Dana Desa dan P2DK 700 Jutaan Dikembalikan

Tindak pidana korupsi di kabupaten Sarolangun dari hasil penyelidikan Polres Sarolangun

Rifani halim
kiri) AKP Bagus Faria kasat Reskrim polres Sarolangun di dampingi kasatnarkoba polres Sarolangun 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Tindak pidana korupsi di kabupaten Sarolangun dari hasil penyelidikan Polres Sarolangun sudah ada pengembalian ke kas negara sebanyak Rp 700 juta  sepanjang 2020.

AKP Bagus Faria kasat Reskrim polres Sarolangun Mengatakan, uang yang di kembalikan ke negara  tersebut dari hasil penyelidikan dari rekan-rekan yaitu dana desa.

"Dana desa, dana P2DK, dan tindak pidana lainnya itu sudah ada pengembalian Rp 753 juta," ungkap AKP Bagus Faria, Senin (28/12/2020).

Ia menargetkan pada 2021 untuk ungkap kasus tindak pidana korupsi di Kabupaten Sarolangun akan menargetkan Rp 1 milyar yang akan diungkap oleh pihaknya.

"Itu udah ada targetnya tahun depan, dan saya laporkan ke kapolres."

"Bulan Januari nanti kita akan mulai action kembali, karena kita terhambat dan memakan waktu lama," katanya.

Ia mengakui bahwa penanganan kasus untuk tindak pidana korupsi pada 2020 menurun dari pada tahun sebelumnya.

Baca juga: Begitu Sigap Selesaikan Laporan, Ansori Hasan Jubir Cagub Jambi 03 Apresiasi Bawaslu Muarojambi

Baca juga: Bukan di Rumah Gisel, Video Syur 19 Detik Ternyata Dibuat di Tempat Ini saat Masih Jadi Istri Gading

Baca juga: Warga Kuta Geger, Ditemukan Karyawati Bank BUMN Tewas di Ranjang Cuma Pakai Bra & Celana Pendek

"Saya sudah mengakui dan ditegur oleh Kapolres, untuk tahun depan kita tingkakan."

"Makanya tahun depan ditingkatkan, saya kasih garansi dan upayakan, kerugian negara untuk Tipikor terungkap milayaran," ungkapnya.

(Tribun Jambi/Rifani Halim)

Penulis: Rifani Halim
Editor: Nani Rachmaini
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved