Breaking News:

Berita Muarojambi

Wali Murid di Muarojambi Senang Belajar Tatap Muka akan Dimulai, 'Belajar Daring Kurang Maksimal'

Hal ini diungkapkan Maria Ulfa satu diantara wali murid di SD 03 Desa Senaung, Kecamatan Jakuko, Kabupaten Muarojambi.

Tribunjambi/Hasbi
Penampakan salah satu sekolah di Muarojambi. Dimana awal 2021 belajar tatap muka bakal dimulai. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Para wali murid sekolah yang ada di Kabupaten Muarojambi sangat senang akan dilaksanakan belajar tatap muka pada awal tahun 2021.

Hal ini diungkapkan Maria Ulfa satu diantara wali murid di SD 03 Desa Senaung, Kecamatan Jakuko, Kabupaten Muarojambi.

Saat ditemui ia mengakui sangat senang akan dilaksanakan proses belajar secara tatap muka pada awal tahun 2021 ini.

Baca juga: BREAKING NEWS M Najib Zamzami Resmi Pimpin DPD PKS Tanjabbar

Baca juga: Hasil Temuan Komnas HAM terkait Tewaskan 6 Laskar FPI vs Penyelidikan Polisi

Baca juga: Perjodohan Via Vallen yang Tak Pernah Terungkap, Inikah Alasan Belum Nikah Usia 29 Tahun

"Iya pengennyo awal tahun 2021 ini semua siswa tetap masuk belajar, secara tatap muka, kita menilai selama siswa belajar daring kurang maksimal materi yang ia pelajari,"jelasnya, Senin (29/12/2020).

Ia mencontohkan ketika siswa belajar secara daring, mata pelajaran yang siswa pelajari tidak begitu dipahaminya, dibandingkan belajar secara langsung dengan gurunya.

Jika belajar langsung dengan guru, ketika muridnya tidak paham, muridnya bisa tanyakan langsung pada guru yang membimbingi nya.

"Belajar daring ini kebanyakan murid cari di google dibandingkan tanya ke gurunya, artinya kalau belajar secara tatap muka para guru bisa bantu didik siswa mulai teori pembelajaran dan karakter serta akhlak siswa,"sebutnya.

Menurutnya belajar secara langsung dengan para guru, siswa bisa lebih terawasi dan termotivasi.

Selama belajar daring juga tak sedikit wali murid disibukkan, apalagi ada tugas anaknya, tentu menjadi beban bagi orang tuanya.

"Iya kita sebagai orang tua inikan tidak hanya mengurusi tugas anak-anak kita, dan masih ada pekerjaan lain yang harus dikerjakan, tapi kasian juga, jika belajar anak tidak diawasi juga terbangkalai seperti pengerjaan PR nya, apalagi anak itu disibukkan main HP, sangat menggangu pukosnya untuk belajar,"ujarnya.

Ia juga berharap dan bersedia mengikuti aturan yang sudah ditetapkan pemerintah dalam pelaksanaan belajar secara tatap muka.

"Semua protokol kesehatan yang diperintahkan, kami juga bersedia mengikutinya, dan kita sama-sama berharap agar Virus Corona ini cepat berlalu,"tutupnya.

Penulis: Hasbi Sabirin
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved