Breaking News:

Berita Kerinci

Amankan 4 Tersangka Kerusuhan Kerinci, Polda Jambi Sita 12 Pucuk Senapan Angin Rakitan

Pelaku bersembunyi di sebuah gubuk, di tengah hutan belantara, dengan waktu tempuh hingga 10 jam, berjalan kaki.

"Anajmi ini merupakan pelaku utama penbakan yang menyebabakan satu orang meninggal dunia," kata Rachmad, Senin (28/12/2020) sore.

--

Sita 12 Pucuk

Polda Jambi sita 12 pucuk senapang angin rakitan, dengan berbagai jenis kaliber yang digunakan pelaku penembakan kerusuhan dua desa di Kabupaten Kerinci, Senin (20/10/2020) lalu.

Tidak hanya itu, pihak Kepolisian juga berhasil mengungkap jenis senapang angin yang di gunakan pelaku, hingga menyebabkan Awara, warga Desa Semerep meninggal dunia.

"Senapan angin yang dipakai pelaku, dan menyebabkan korban meninggal dunia itu, Senapang angin dengan kaliber 8 MM," kata Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo, saat gelar pers rilis di Mapolda Jambi, Senin (28/12/2020) pagi.

Katanya, senapang angin, yang terdiri dari 4 pucuk senapang angin laras panjang dengan jenis senapang angin PCB Kaliber 8 MM dan 8 pucuk senapang angin kaliber 4,4 MM yang dibeli oleh para pelaku dengan cara online.

Selain itu, petugas juga mengamankan 57 peluru kaliber 8 MM dan 120 butir peluru kaliber 4,5 MM.

Baca juga: Siap-siap! 4 Bantuan dari Pemerintah Ini Diperpanjang Hingga 2021, Cek di Sini Ya!

Baca juga: Premanisme di Sarolangun, Kapolres: Jangan Sampai Polri TNI Sudah Bagus, Kades dan Camat Tak Bagus

Diberitakan sebelumnya, Tim gabungan Resmob Polda Jambi dan Polres Kerinci berhasil meringkus 4 orang yang terlibat bentrok antara Desa Muak, Bukit Kerman dan Desa Semerep Senin (20/10/2020) lalu.

Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo mengatakan, dari empat orang yang diamankan, dua pelaku yakni Anajmi alias Pak Anggi (37) dan Saripudin merupakan tersangka penembakan saat terjadi bentrok.

Halaman
123
Penulis: Aryo Tondang
Editor: Nani Rachmaini
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved