6 Tokoh Indonesia di Daftar 500 Muslim Berpengaruh 2021, Ada Jokowi dan Habib Luthfi bin Yahya
Pusat Studi Islam Strategis Kerajaan Yordania merilis daftar 500 tokoh muslim paling berpengaruh di dunia untuk edisi 2021.
Said Aqil Siradj adalah pemimpin organisasi muslim terbesar di Indonesia sekaligus salah satu yang paling berpengaruh di dunia, Nahdlatul Ulama (NU).
Siradj, seperti para pendahulunya, mempropagandakan Nahdlatul Ulama sebagai organisasi yang berpijak pada konsep Muslim modern dan moderat.
Beberapa agenda untuk mencapai hal itu antara lain, mendukung Undang-Undang antikorupsi dan langkah-langkah reformasi sosial yang berakar kuat dalam prinsip Islam.
Dengan basis keanggotaan yang sebagian besar di pedesaan, NU membedakan dirinya dari organisasi Islam lainnya di Indonesia dengan memposisikan diri sebagai organisasi utama Islam tradisional.
Sosok Aqil Siradj sendiri adalah seorang tokoh yang memiliki latar belakang akademis mumpuni, terutama dalam hal ilmu tentang Islam dan sangat menjunjung tinggi pendidikan sebagai syarat utama pembangunan
Peringkat 32: Habib Luthfi bin Yahya

Habib Luthfi saat ini adalah Rais Amm dari Jamiyah Ahli Tahriqah al-Mu'tabarah al-Nahdliyah di Pekalongan, Jawa Tengah.
Selain menjabat sebagai pimpinan spiritual tarekat Ba Alwi di Indonesia, ia juga merupakan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah.
Tarekat Ba Alwi adalah para keturunan Nabi Muhammad SAW yang bermigrasi ke Hadramaut, Yaman, pada masa-masa awal sejarah Islam.
Setelah mempelajari Islam dari para ulama di Indonesia, Habib Luthfi kemudian pergi ke Mekkah dan Madinah untuk melanjutkan pelajarannya.
Habib Luthfi akhirnya mendapatkan ijazah untuk semua ilmu Islam tradisional termasuk hadis dan tasawuf.
Sepanjang hidupnya, Habib Luthfi sudah mendirikan ribuan sekolah dan masjid di Indonesia dan memiliki jutaan pengikut.
Honorable mention: Din Syamsuddin

Muhammad Sirajuddin Syamsuddin atau lebih dikenal dengan nama Din Syamsuddin adalah seorang tokoh Muhammadiyah, organisasi muslim terbesar selain NU di Indonesia.
Din pernah menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005-2010 dan 2010-2015.