VIDEO Persiapan Natal di Gereja St Gregorius Agung Jambi Sudah 80 Persen
Sambil menikmati udara yang sejuk di halaman gereja yang terdapat banyak pohon rindang, Thirta juga menjelaskan kepada Tribun bahwa perayaan Natal nan
Penulis: Monang Widyoko | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Hari Raya Natal, peringatan hari kelahiran Yesus Kristus akan dirayakan sebentar lagi. Berbagai persiapan dilakukan di setiap gereja.
Baik persiapan keamanan, peralatan gereja, bahkan hiasan di dalam seputaran gereja pun tidak luput menjadi perhatian oleh kepanitian Natal.
Pada Selasa (22/12/2020), Tribun Jambi berkesempatan mengunjungi satu gereja besar di Kota Jambi, yakni Gereja Katolik Santo (St) Gregorius Agung (GA) Jambi.
Baca juga: Tutorial Hijab Pashmina untuk ke Pesta 1 Menit Jadi Rapi dan Keren
Sesampainya di gereja, Tribun bertemu dengan beberapa orang yang sedang mempersiapkan kelengkapan gereja. Baik itu spanduk, bunga hias, dan sebagainya.
Thirta, Ketua Panitia Natal 2020 gereja GA ini mengatakan untuk Natal kali ini berkonsep sederhana. Terlebih perayaan Natal dilaksanakan saat pandemi Covid-19 yang hanya memperbolehkan 30 persen dari kapasitas gereja.
"Natal kali ini bisa dibilang cukup sederhana. Tidak semewah natal-natal sebelumnya. Terlebih dengan dibatasinya umat yang datang, kami pun tidak menyediakan tenda-tenda di luar gereja untuk umat," ungkapnya.
Baca juga: Ayam Geprek Lada Hitam Menu Andalan Kedai Thai Tea dan Ayam Geprek Asli Bikin Ketagihan
Sambil menikmati udara yang sejuk di halaman gereja yang terdapat banyak pohon rindang, Thirta juga menjelaskan kepada Tribun bahwa perayaan Natal nanti akan dilakukan pembagian per wilayah saat ibadah.
"Di gereja kami ini ada pembagian umat menurut wilayah di mana mereka tinggal. Dan terdapat sembilan wilayah di gereja GA ini. Jadi, setiap wilayah umatnya akan dibagikan kartu dan wajib dibawa saat datang ibadah," jelasnya.
Nantinya saat perayaan Malam Natal dan Natal, masing-masing di bagi menjadi tiga kali ibadah dan diikuti oleh tiga wilayah. Saat ruangan gereja telah memenuhi kapasitas maksimal maka pintu gereja akan di tutup.
Baca juga: Belajar Tatap Muka Awal 2021, Dinas Pendidikan Muarojambi Sudah Dapat Empat Persetujuan
"Memang sulit untuk perayaan Natal kali ini. Sebenarnya pun sungguh berat kami rasakan, untuk membatasi umat yang datang beribadah. Tapi dengan cara inilah kami harap dapat menghindari adanya kerumunan di gereja dan dapat terhindar dari penyebaran Covid-19," ujarnya.
Ketika Tribun berkesempatan masuk ke dalam ruangan gereja, berbagai persiapan pun sedang dilakukan. Terlihat ibu-ibu sedang membersihkan dedaunan untuk membuat hiasan altar gereja.
Kemudian bapak-bapak sedang mempersiapkan bangunan kandang domba sederhana penggambaran tempat Yesus dilahirkan di Betlehem.
Pada kursi umat pun terlihat tanda yang ditempel bertuliskan, "Patuhi Protokol Kesehatan, Silahkan Duduk Di Sini,". Tanda itu pun diatur dengan jarak sekira 1,5 meter.
Thirta mengatakan persiapan Natal saat ini sudah 80 persen. Tinggal melakukan finishing pada ornamen Natal dan pengecekan apa-apa saja yang kurang.
"Kami berharap saat perayaan Natal besok ini, seluruh umat dapat memahami tentang pembatasan ini. Hal ini juga untuk kebaikan kita semua. Untuk yang datang nanti diharapkan tetap menerapkan 3M saat ke gereja, mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak," imbaunya.
Ia pun juga mengingatkan untuk umat yang boleh beribadah ke gereja adalah umat berumur di atas 6 tahun sampai dibawah 60 tahun.