Deretan Orang Konglomerat di Indonesia yang Berbisnis Sawit Paling Tajir, Dua Diantaranya Bos Rokok

Tak dipungkiri, keuntungan dari sawit memang menjanjikan, meski terkadang diserang isu-isu kerusakan lingkungan.

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Tribunjambi/Vira
Ilustrasi Sawit 

Sumber kekayaan terbesarnya berasal dari perkebunan sawit.

Dia merupakan generasi kedua yang mewarisi perusahaan sawit dari ayahnya, Martias.

Ciliandra merupakan CEO First Resources Ltd, perusahaan yang tercatat di bursa efek Singapura yang banyak menguasai ratusan ribu hektar lahan sawit di Indonesia.

First Resources sendiri dirintis ayahnya sejak dua dekade silam.

Perusahaan ini memiliki puluhan pabrik pengolahan sawit yang banyak tersebar di Sumatera dan Kalimantan.

Baca juga: Update Hasil Lengkap Grand Final MasterChef Indonesia Season 7 Top 3, Tantangan Terkahir Bikin Sulit

5. Susilo Wonowidjojo

Susilo Wonowidjojo selama ini dikenal sebagai pemilik pabrik rokok Gudang Garam yang berbasis di Kediri, Jawa Timur.

Dia masuk ke bisnis perkebunan kelapa sawit lewat perusahaannya Makin Group.

Perusahaan sawit miliknya banyak terkonsentrasi di Provinsi Jambi dan Kalimantan Tengah lewat anak perusahaannya PT Matahari Kahuripan.

Bisnisnya juga merambah perkebunan cengkih untuk memasok bahan baku rokok.

Menurut Forbes, kekayaan pria berusia 64 tahun ini pada tahun 2020 yakni sebesar 5,3 miliar dollar AS dan menempatkannya di urutan keenam orang terkaya Indonesia.

6. Putera Sampoerna

Putera Sampoerna adalah seorang pengusaha Indonesia yang dikenal sebagai bos perusahaan rokok PT HM Sampoerna Tbk.

Mayoritas saham di Sampoerna kemudian dijual ke Philip Morris.

Setelah melepas bisnis rokoknya, Putera Sampoerna fokus pada bisnis investasi lewat Sampoerna Strategic yang bergerak di bidang bisnis keuangan, properti, telekomunikasi, kayu, dan perkebunan.

Halaman
1234
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved