Breaking News:

Berita Jambi

Belum Membumi di Daerah Sendiri, Kain Jerumat Asal Jambi Malah Sudah Mulai Dilirik Menteri

Kain Jerumat karya Edyfa, Desainer Jambi akan dipatenkan menjadi kain khas Jambi.

tribunjambi/rara
Edyfa, Desainer Jambi, mempertunjukan dua helai Kain Jerumat karya pertamanya 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rara Khushshoh Azzahro

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kain Jerumat karya Edyfa, Desainer Jambi akan dipatenkan menjadi kain khas Jambi.

Walaupun belum dikenal banyak masyarakat Jambi, satu di antara menteri di Indonesia jatuh hati dan membeli Kain Jerumat khas Jambi ini.

"Salah satu menteri sudah ada yang memesan lalu membeli Kain Jerumat ini," ungkap Edyfa, baru-baru ini.

Winda, Ketua Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Jambi, pada November lalu mengatakan kain ini segera dipatenkan menjadi kain khas Jambi.

Baca juga: Dianggap Meresahkan, Puluhan Pebalap Motor Liar di Kota Jambi Diringkus Anggota Reskrim Polresta

Baca juga: Sosok Arzi Efendi, Kepala Dinas Kearsipan & Perpustakaan Kota Jambi, Suka Berkegiatan Dengan Staf

Baca juga: Sinopsis Hercai Episode 35, Miran Mengusir Azize dari Rumah Aslanbey

Kain ini terbilang istimewa. Kain Jerumat, yang dibuat dengan bahan-bahan pilihan, dihasilkan oleh tangan apik Edyfa dan kreatifnya Desainer asal Jambi ini.

Motif Sidang, menjadi khas kain tersebut terlihat berbeda. Kata 'Jerumat' berasal dari Bahasa Jambi Kuno yang sengaja diambil Edyfa untuk nama kainnya.

"Jerumat itu Bahasa Melayu artinya Jelujur atau menjahit. Itu Bahasa Melayu kuno. Nama ini tidak ada di daerah-daerah lain di seluruh Indonesia, bahkan dunia," ucap Edyfa.

Semua teknik pengerjaan ia lakukan. Ia melakukan teknik hybrid Kain Sasirangan, teknik Jumputan, Sibori, dan Tay Day dijadikan satu.

Baca juga: Sinopsis The Age of Blood Tayang di Trans 7, Ketika Jung Hae In Menjadi Pengawal Raja

Baca juga: Trailer Ikatan Cinta RCTI Malam Ini 20 Desember, Al Berjanji pada Andin untuk Membawa Reyna Kembali

Baca juga: Nekat Melawan Amerika, Damaskus Berkomplot dengan Rusia, China dan Iran, Ini yang Terjadi di Suriah

Berawal dari pandemi, pesanan-pesanan banyak yang ditunda. Kemudian pada Agustus 2020 membuat tangan dingin Edyfa, Desainer Fashion Jambi membawa keberuntungan.

"Karena nggak ada kegiatan nih pandemi, diam di rumah, akhirnya buka browser, media sosial. Lihat-lihat, akhirnya buka lah link orang-orang Jepang. Di situ ada Kain Sibori, saya lihat kain ini lucu," ujarnya.

Akhirnya ia berfikir, mengharuskan diri untuk mencoba, daripada tidak ada kerjaan yang ia lakukan.

Baca juga: Promo Terbaru dari J.CO, BreadTalk, dan PHD di Akhir Tahun 2020, Harga Promo Mulai Dari Rp 16.000

Baca juga: Download Lagu MP3 DJ Remix Viral Nonstop Ada Video Dugem DJ Breakbeat, DJ Slow dan DJ Tiktok

Baca juga: Download Lagu MP3 Nissa Sabyan Full Album, Ada Video Religi Terbaru 2020 Spesial Habib Syech Terbaik

"Pertama kami memulai bikin, saya tes satu. Minta kain katun sama saudara yang merupakan pembatik di seberang," ucapnya.

Edyfa juga mengatakan, Kain Jerumat karya pertamanya tidak akan diperjual belikan.

Hingga saat ini lebih dari 250 potong Kain Jerumat yang ia hasilkan diminati penikmat mode.

Penulis: Rara Khushshoh Azzahro
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved