Breaking News:

Kasus Suap Ketok Palu

Iim Ungkap Catatan Daftar Nama Penerima Suap Ketok Palu RAPBD Jambi Tahun 2017

Sidang kasus dugaan korupsi suap pengesahan RAPBD tahun 2017-2018 dengan terdakwa...

Tribunjambi/dedy nurdin
18 mantan anggota DPRD Provinsi Jambi dihadirkan di ruang sidang sebagai saksi kasus suap ketok palu. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sidang kasus dugaan korupsi suap pengesahan RAPBD tahun 2017-2018 dengan terdakwa tiga mantan anggota DPRD Provinsi Jambi Cekman, Parlagutan Nasution dan Tadjudin Hasan kembali digelar hari ini, Rabu (16/12/2020). 

Sidang ini merupakan sidang lanjutan pada Selasa siang kemarin.

Dalam persidangan tersebut majelis hakim yang diketuai Morailam Purba mempertanyakan mengenai uang 50 juta jatah tambahan untuk komisi III DPRD Provinsi Jambi untuk terdakwa Cekman dan Parlagutan. 

Dalam persidangan tersebut, saksi Zainal Abidin, mantan ketua komisi III DPRD Provinsi Jambi menerangkan mengenai jatah Cekman dan Parlagutan Nasution telah diserahkan kepada keduanya. 

"Jumlahnya 150 juta. Pak Cekman dan Parlagutan ambil kerumah langsung," kata Zainal Abidin dalam keterangan di persidangan

Namun keterangan tersebut dibantah oleh terdakwa Cekman dan Parlagutan.

Alasannya nominal rupiah yang diterima dari Zainal Abidin hanya 100 juta rupiah. 

Di persidangan tersebut Jaksa Penuntut Umum KPK juga memeriksa saksi lain yakni Imanuddin alias Iim. Dipersidangan Iim mengatakan diminta oleh Dodi Irawan, mantan kepala dinas PUPR untuk membantu memenuhi permintaan anggota legislatif terkait ketok palu. 

"Dodi Irawan yang nelpon duluan, tahun 2016. Waktu itu ketemuan di rumah Apif Firmansyah ketemuan bertiga membahas ketok palu," kata Iim. 

Iim juga membuat daftar nama kontraktor Jambi yang memiliki proyek di Dinas PUPR untuk dimintai bantu. Dari catatan Iim untuk ketok palu tahun 2017 terkumpul sembilan miliar. 

Baca juga: VIDEO Kapolda Jambi Ultimatum Pendemo Bubarkan Diri Setelah 10 Menit

Baca juga: Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Polres Muarojambi Teruskan Kampanye Prokes di Masyarakat

Baca juga: KPU Muarojambi, Merupakan Kabupaten Pertama yang Mampu Selesai Sirekap Suara

Uang tersebut kemudian diserahkan kepada Khusnindar dalam dua tahap untuk dibagikan kepada anggota DPRD Provinsi Jambi. 

Iim mengatakan untuk realisasi ketok palu tahun anggaran 2017 sudah direalisasikan kepada seluruh anggota DPRD Provinsi Jambi, "Saya ada catatannya, cuma sudah dibakar waktu ada OTT," ujar Iim. 

Di persidangan itu Iim bersaksi bersama sejumlah saksi lainnya. 

Yakni Dodi Irawan, Shandy, Apif Firmansyah dan Hasanuddin. Sementara dua saksi lainnya yakni Zainal Abidin dan Effendi Hatta diperiksa secara daring pada persidangan itu. (Dedy Nurdin) 

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Nani Rachmaini
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved