Banjir di Limun
Alat Pendeteksi Banjir di Limun Rusak, BPBD Sudah Surati Pusat Tiga Bulan Lalu
Terkait rusaknya alat pendeteksi banjir di kecamatan Limun kabupaten Sarolangun, BPBD mengaku sudah melayangkan surat
Penulis: Rifani Halim | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Terkait rusaknya alat pendeteksi banjir di kecamatan Limun kabupaten Sarolangun, BPBD mengaku sudah melayangkan surat agar alat yang berada di tepi Sungai Batang Limun dapat beroperasi lagi.
Kabid bidang pencegahan dan kesiapsiagaan melalui stafnya, Ahmad Zuhdi mengatakan, pihak BPBD Sarolangun sudah mengirimkan surat ke BNPB agar segera memperbaiki alat pendeteksi banjir di Limun.
"Jadi masih menunggu tim perbaikan dari pusat, dan tim teknis pusat turun," kata Ahmad Zuhdi, Senin (14/12/2020).
Sedangkan pihak BPBD Sarolangun mengakui telah melayangkan surat kepada pusat sejak tiga bulan lalu, namun sampai saat ini belum juga tersentuh perbiaikan.
Status kepemilikan pendeteksi banjir tersebut masih di miliki oleh pusat, namun surat hibah yang di ajukan oleh BPBD Sarolangun sampai kini tak kunjung di balas oleh BNPB.
Baca juga: Bucin Kusut di Samudra Cinta Malam Ini Beri Kejutan? Rangga Azof dan Haico Van Der Veken Comeback
Baca juga: Kabar Gembira Bagi Sarolangun, BPBD Sebut Angka Sembuh Covid-19 Tinggi, Mencapai 90 Persen
Baca juga: Subsidi Gaji BPJS Ketenagakerjaan Rp 1,2 Juta Sudah Cair, Cek Rekeningmu Sekarang
(Tribun Jambi/Rifani Halim)