Breaking News:

Berita Kerinci

Pendemo Minta Pekerjaan Proyek Dihentikan Sebelum Ada Kesepakatan

Pemuda dua desa Agung Koto Iman dan Koto Iman, Kecamatan Tanco mengelar

Penulis: Herupitra | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/herupitra
Pemuda dua Desa Agung Koto Iman dan Koto Iman, Kecamatan Tanco menggelar aksi unjuk rasa, Jumat (11/12/2020) dengan membakar ban. 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Pemuda dua desa Agung Koto Iman dan Koto Iman, Kecamatan Tanco mengelar unjuk rasa, Jumat (11/12). Mereka melakukan demo di pintu masuk pekerjaan bandara Depati Parbo. 

Pantauan Tribunjambi.com, puluhan pendemo datang ke lokasi sekitar pukul 14.40 Wib. Sesampai di lokasi mereka lansung berorasi. Pemuda juga membakar ban membuat jalan Kerinci-Bangko Macet. 

Dalam orasinya mereka menyampaikan bahwa pekerjaan proyek pembangunan bandara tidak memperhatikan pemuda dan masyarakat setempat. 

Pumuda hanya diperkerjakan sebagai tukang ronda dan mengatur lalu lintas. Tidak sesuai dengan janji saat awal memulai pekerjaan. 

Selain itu dari pekerjaan yang dilakukan warga hanya terkena dampak buruk saja. Setiap hari warga makan debu dari aktifitas pengangkutan meterial oleh truk. 

"Kami hanya makan debu saja setiap hari," ujar para pengunjuk rasa. 

Masih dari Pantauan Tribunjambi.com, tidak berapa lama berorasi aparat keamanan dari Polres Kerinci turun ke lokasi. Petinggi dari Polres Kerinci langsung menemui para pendemo untuk melakukan mediasi. 

Baca juga: Mantan Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi Ini Mengundurkan Diri Karena Permintaan Ketok Palu

Baca juga: Ditangkap Pemilik Saat COD, 2 Pencuri Sepeda & Durian di Kota Jambi Bonyok Dihajar Massa Jadi Viral

Baca juga: Polres Sarolangun Soal Pengamanan di Kecamatan, PPK KPU & Camat Harus Didampingi Personil TNI-Polri

Setelah itu para pendemo membubarkan diri dan mengadakan pertemuan yang dimediasi oleh pemerintahan desa dan aparat keamanan. Dalam pertemuan tersebut ada beberapa tuntutan dari pendemo, dimana sebelum ada keputusan pendemo meminta agar pekerjaan proyek dihentikan sementara. 

"Besok kembali dilanjutkan pertemuan," ujar salah seorang pendemo. 

Senada juga diakui oleh perangkat desa setempat, bahwa mediasi masih akan dilanjutkan pada Sabtu ini. 

"Besok akan diadakan pertemuan kembali," singkatnya.(*)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved