Berita Sarolangun

Pandemi Covid-19, Perusahaan di Sarolangun Banyak Tidak Buka Penerimaan Karyawan

Biasanya menjelang akhir tahun ini di Kabupaten Sarolangun jumlah pencari kerja mencapai 1.000 orang lebih.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rahimin
tribunjambi/rifani halim
Kepala Disnakertrans Sarolangun, Solahuddin Nopri 

Pandemi Covid-19, Perusahaan di Sarolangun Banyak Tidak Buka Penerimaan Karyawan

Laporaran wartawan Tribun Jambi, Rifani Halim

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Biasanya menjelang akhir tahun ini di Kabupaten Sarolangun jumlah pencari kerja mencapai 1.000 orang lebih.

Dibandingkan 20129, penurunan pencari kerja mencapai 50 persen pada 2020 ini.

Kepala Disnakertrans Sarolangun, Solahuddin Nopri menjelaskan, penurunan jumlah pencari kerja ini dikarenakan kondisi saat ini yang dilanda wabah pandemi covid-19.

Baca juga: Demi Pasangan Bahagia, Gading Marten Rela Diceraikan Gisel, Namun Kepikiran dengan Masalah Ini

Baca juga: Pembuatan Kartu Kuning Berkurang, Pencari Kerja di Sarolangun Menurun

Baca juga: Usai Pilkada Serentak, Harga Cabai Merah Tembus di Angka Rp 80 Ribu per Kilogram

Lalu juga, perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Sarolangun juga tidak melalukan penerimaan karyawan. 

"Karena dampak covid-19 sehingga perusahaan tidak membuka lowongan pekerjaan dan mempertahankan para karyawan yang ada," kata Solahuddin Nopri, Jumat (11/12/2020).

Selain itu, masyarakat Sarolangun yang hendak melakukan pengurusan pembuatan kartu kuning, pihaknya tetap melakukan pelayanan di tengah wabah pandemi virus corona ini.

Baca juga: Habib Idrus Ikut Jadi Tersangka Kerumunan Petamburan, Pernah Doakan Jokowi & Megawati Berumur Pendek

Baca juga: Chord Kunci Gitar Penantian yang Tertunda - Kangen Band, Kumohon Kau Mengerti

Baca juga: Kerap Mual Setelah Makan? Waspada Penyakit Batu Empedu, Asam Lambung hingga Alergi Makanan

Namun, pemohon diharuskan untuk mendukung upaya pemutusan mata rantai penularan virus corona dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Mulai menggunakan masker, jaga jarak, mencuci tangan pakai sabun sebelum memasuki ruangan pelayanan, sebab ini upaya yang kita lakukan dalam bentuk pencegahan," katanya. 

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved