Breaking News:

Pilkada di Tanjabtim

Banjir di Tanjabtim, Sejumlah TPS di Kecamatan Berbak Digeser

Dengan kondisi tersebut mengakibatkan beberapa TPS di Kecamatan Berbak harus bergeser dari lokasi awal.

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Abdullah Usman
TPS di Kecamatan Berbak harus dipindahkan lantaran terkena banjir. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARASABAK - Akibat banjir di Berbak, beberapa tempat pemungutan suara (TPS) bergeser.

Banjir yang terjadi di Kecamatan Berbak, Kabupaten Tanjabtim masih meluap hingga menggenangi sebagian desa dan kelurahan.

Dengan kondisi tersebut mengakibatkan beberapa TPS dipindahkan dari lokasi awal.

Camat Berbak A Yani ketika dikonfirmasi menuturkan, kondisi banjir yang terjadi saat ini memang masih menggenangi beberapa wilayah di Kecamatan Berbak bahkan terdapat beberapa TPS dipindahkan akibat banjir.

Baca juga: Banjir Diskon di JPM, Sepatu Up To 75 Persen, Pakaian Wanita Beli Satu Gratis Dua

Baca juga: Sebentar Lagi Jenazah 6 Anggota FPI Diserahkan ke Keluarga, Liang Lahat Telah Disiapkan

Baca juga: VIDEO Media Australia Bongkar Kelakuan Staf PBB di Timor Leste Lakukan Ini Pada Gadis China

"Dari Lima Desa dan Kelurahan di Kecamatan Berbak Lima diantaranya terjadi pergeseran TPS, seperti di Kelurahan Simpang, Desa Rantau Makmur, Desa Rantau Rasau, Desa Telago Limo, dan Desa Rawasari," ujarnya Selasa (8/12/2020).

Lanjutnya, dari Lima Desa dan Kelurahan tersebut di Kelurahan Simpang terdapat 6 TPS dan bergeser 4 akibat banjir.

Selanjutnya Desa Rantau Makmur dari 10 TPS terdapat 4 TPS yang bergeser, Desa Rantau Rasau terdapat 9 TPS dimana 8 di antaranya terpaksa bergeser.

Lalu, Desa Telago Limo terdapat 2 TPS dan 2 TPS tersebut harus bergeser dan terakhir Desa Rawa Sari terdapat 3 TPS dan 2 diantaranya juga harus bergeser.

Untuk permukaan air banjir sendiri saat ini berada diketinggian 5,2 cm. Angka tersebut berubah tergantung permukaan air pasang sungai.

Selain kondisi tinggi muka air, saat ini jumlah rumah warga yang terdampak banjir sudah mencapai 333 rumah terdampak. Meski demikian belum ada masyarakat yang diungsikan..

"Kita juga sudah siapkan tempat untuk evakuasi dan tenda pengungsian, namun sejauh ini masih belum ada yang diungsikan," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved