Berita Nasional
AHOK Ngamuk Tahu Tunjangan DPRD DKI Rp720 Jt: Kalau Saya Masih Jadi Gubernur, Tak Ada Tunjangan Itu
Ya, anggota DPRD DKI dari Fraksi PDI Perjuangan tak berkutik saat di depan mantan Gubernur DKI Jakartra Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Ahok pun menggugat para wakil rakyat dari generasi muda yang sekarang menikmati gaji dan tunjangan DPRD DKI yang jumlahnya ratusan juta.

"Pertanyaan saya, anak-anak muda yang masuk menjadi anggota DPRD tahun 2019 ini kan begitu masuk mereka menikmati tunjangan dan gaji sebesar ini. Ada tidak mereka ngomong," kata Ahok.
Imah Mahdia langsung menjawab, "Tidak ada Pak."
"Nah makanya. Itu yang saya bilang, orang kalau belum pernah berkuasa ngomong gede. Kenapa teriak-teriak. Di mana pimpinan partainya semua. Ini kan yang saya ributin, saya berantem. Katanya mau ikut saya, mau jual saya, mana?" kata Ahok.
Ahok menyadari bahwa tidak semua orang bisa mengikuti kebiasaan berpolitik seperti dirinya.
"Saya tak bisa paksa kalian harus seperti saya. Kalau saya jadi anggota dewan, saya akan katakan ini kebesaran. Saya akan tulis, tidak wajar ini," kata Ahok.
Seperti diketahui, Ima Mahdiah adalah anggota DPRD DKI dari PDI Perjuangan.
Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini (8/12) di Butik Emas Logam Mulia Aneka Tambang Naik Rp 7.000 per gram
Baca juga: Cara Mengobati Mata Bengkak dengan Bahan Alami - Tempeli Irisan Timun, Kompres Air Dingin
Baca juga: Ogah Pilih Pacaran dengan Lesti Kejora, Rupanya Ini Alasan Rizky Billar: Ini Mungkin Jalan Tuhan
Ima Mahdiah termasuk orang yang 'menjual' nama Ahok di belakang pencalonannya.
Foto Ahok ada di samping foto Ima Mahdiah pada sejumlah poster saat Pemilu 2019.
Ahok sendiri mengakui bahwa dia mendukung anak-anak muda yang pernah magang bersama dia untuk terjun dalam politik supaya lebih baik.
"Saya masiih ingat, kamu paling lama magang dengan saya, sejak 2010, 10 tahun lebih. Saya berusaha memprovokasi supaya kalian terpanggil jadi politisi," ujar Ahok kepada Ima Mahdiah.
Dia kemudian meminta Ima masuk ke PDI Perjuangan untuk menjadi anggota DPRD DKI supaya bisa mewakili pemikirannya dalam mengawal uang rakyat dari para penggarong.
"Saya masih ingat waktu saya di tahanan Mako Brimob, saya minta kamu masuk ke PDIP mewakili saya menjaga APBD DKI dari para penggarong," katanya.
Ahok menambahkan, "Kamu lihat persis bagaimana saya ribut dengan sesama orang. Orang separtai saya pun banyak yang tidak senang."
Ima Mahdiah melalui akun twitternya berjanji akan terus mengikuti arahan Ahok.