Breaking News:

UMKM Jambi

Pembeli Menurun Akibat Pandemi, Satu Toko Ditutup, Elzi Mencoba Jualan Grosir Jilbab via Online

Hal ini yang dilakukan Elzi, pemilik toko grosir jilbab yang berada di area Pasar Jambi. Ia pun harus rela menutup satu tokonya yang juga berada di ar

Tribunjambi/Monang
Najiha Jilbab di Pasar Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - UMKM merupakan satu sektor yang mengalami tekanan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Penjualan yang turun bahkan memaksa para pengusaha menutup usaha.

Hal ini yang dilakukan Elzi, pemilik toko grosir jilbab yang berada di Kecamatan Pasar Jambi. Ia pun harus rela menutup satu tokonya yang juga berada di Kecamatan Pasar Jambi, agar bisa bertahan.

"Saat seperti ini kami lebih memilih tidak jor-joran untuk jualan. Apa lagi kami jualan jilbab, yang bukan menjadi prioritas orang-orang. Akhirnya kami menutup satu toko kami," ungkap pemilik toko Najiha Jilbab ini, Sabtu (5/12/2020).

Elzi mengatakan bahwa dirinya mengalami penurunan omzet sebanyak 70 persen. Sehingga untuk kehidupan sehari-hari ia hanya mengandalkan usaha suaminya yang membuka toko sembako.

"Penurunan kami diperkirakan sampai 70 persen. Langganan kami yang biasa beli setengah sampai dua kodi sekarang hanya beli tiga biji saja, coba bayangkan," katanya.

"Gimana kami mau jor-joran buka dua toko kalau seperti itu, tidak balik modal sama biaya sewa tokonya," tambahnya.

Kendati demikian, dirinya bilang untuk saat ini lumayan terjadi kenaikan. Terlebih pada satu bulan terakhir ini.

"Alhamdulillah, untuk sebulan ini kami sudah mengalami peningkatan. Orang-orang daerah sudah mulai ramai lagi belanja ke sini. Meski jumlah belinya tidak sebanyak dulu, tapi setidaknya yang datang itu sudah ramailah," ujarnya.

Elzi mengatakan konsumennya kebanyakan berasal dari daerah, ketimbang dari Kota Jambi sendiri.

"Dari daerah itu beberapa saya tanya, kebanyakan dari Nipah Panjang, Sabak, Tungkal, pokoknya arah-arah sana, saya pun kurang begitu paham," ungkapnya.

"Untuk pembeli dari kota sepi, apa lagi setelah daerah gang siku mulai ditertibkan. Kebanyakan pelanggan saya yang kota dulu berjualan di sana," bebernya.

Untuk kembali meningkatkan konsumen, Elzi mengungkapkan rasa inginnya untuk mulai memasukan produknya di media sosial.

"Ke depan saya mau memasukan jualan saya ke media sosial. Ya harapannya supaya makin ramai lagi. Kita juga sekarang pandemi ada rasa takut untuk keluar-keluar," katanya.

"Sepertinya saya harus mulai masuk ke jualan online," tutupnya.

Penulis: Monang Widyoko
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved