Nasib Karyawan Apotek yang Sebarkan Video Tukang Bakso Ditendang Pria Bermobil, Dikabarkan Dipecat

Tersiar kabar bahwa dua orang karyawan sebuah apotek di kawasan Mayang Mangurai, Kota Jambi, dipecat perusahaan.

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Duanto AS
Kolase/Tribunjambi.com
Capture video tukang bakso ditendang pria bermobil di Kota Jambi. Mas Nasib menjadi korban penganiayaan. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kisah di balik tersebarnya video tukang bakso di Kota Jambi ditendang pria bermobil mulai terbongkar.

Kasus video viral penganiayaan terhadap tukang bakso bernama Iwan alias Mas Nasib, berbuntut panjang.

Pelaku ditangkap Polresta Jambi. Di sisi lain banyak dukungan mengalir kepada Iwan.

Namun ada hal lain yang membuat sebagian warga Kota Jambi terkejut. 

Ada hal tidak mengenakkan justru menimpa dua orang yang diduga sebagai awal mula penyebar video tukang bakso ditendang pria bermobil itu hingga viral.

Tersiar kabar bahwa dua orang karyawan sebuah apotek di kawasan Mayang Mangurai, Kota Jambi, dipecat perusahaan.

Baca juga: VIRAL! Pria Bermobil Tendang Tukang Bakso di Jambi Akhirnya Dibekuk Polisi

Informasi yang dihimpun Tribunjambi.com, awalnya rekaman CCTV itu diperoleh dari karyawan apotek.

Kini, sejumlah akun media sosial mengabarkan pemecatan tersebut.

Unit Reskrim Polresta Jambi akhirnya berhasil meringkus pria bermobil, yang menendang Iwan, tukang bakso keliling di Kota Jambi.
Unit Reskrim Polresta Jambi akhirnya berhasil meringkus pria bermobil, yang menendang Iwan, tukang bakso keliling di Kota Jambi. (Sumber foto: Aryo Tondang/kolase tribun jambi)

Tribunjambi.com mencoba mengecek kebenaran kabar tersebut dan mencari keberadaan dan identitas dua karyawan yang diduga dipecat buntut dari video viral tersebut.

Melalui pesan dari media sosial instagramnya, satu di antara karyawan yang menggunakan akun instagram @arinarin195, menuliskan sudah tidak bekerja di apotek tersebut.

Namun, ia enggan berkomentar banyak perihal dugaan pemecatan yang dialaminya.

Mengapa berhenti bekerja dari apotek?

Saat ditanyai terkait proses pemberhentiannya dari Apotek, ia menduga hal tersebut buntut dari video yang saat ini sedang beredar.

Mas Nasib saat menyajikan bakso kepada pembeli di kawasan Jalan Multatuli, Mayang Mangurai, Kotabaru, Kota Jambi, Rabu (2/12/2020) pukul 15.30 WIB.  (Sumber foto: Aryo Tondang)
"Mungkin berhubungan dengan video tersebut," kata Arin via pesan instagram pribadinya, Jumat (4/12/2029) sore.

Baca juga: Bantuan Masyarakat untuk Tukang Bakso yang Ditendang Pria Bermobil di Jambi Terus Mengalir

Meski begitu, Arin enggan bercerita banyak.

Katanya, ia akan mengklarifikasi insiden tersebut setelah urusannya dengan pihak apotek tempatnya bekerja selesai.

Setelah Diciduk Polisi, Ini Profesi Pelaku yang Tendang pedagang bakso keliling di Jambi
Pelaku yang tendang tukang bakso keliling di Kota Jambi (Tribunjambi/Aryo Tondang)

"Kami akan klarifikasi setelah masalah kami dengan apotek selesai," tuturnya.

Hingga kini, Tribunjambi.com masih mencoba mencari keterangan dari satu karyawan lain yang juga diduga dipecat, yakni Bl.

Keterangan karyawan lain

Tribunjambi mencoba mengonfirmasi kabar itu ke karyawan lain di apotek tersebut.

Dari keterangan itu, dua orang Ar dan Bl sudah tidak lagi bekerja di apotek setelah video tersebut viral.

"Iya bang, dua orang," ujar seorang karyawan dengan nada pelan.

Baca juga: Promo JSM Alfamart Hanya 3 Hari 5 Desember 2020, Personal care Minyak Beras Keju Tissue Detergen DLL

Sementara itu, pihak Apotek KDA mengaku tidak melakukan pemecatan terhadap dua karyawan tersebut.

Katanya, dua orang karyawannya tersebut mengundurkan diri secara pribadi.

"Dia mengundurkan diri, karena merasa bersalah sudah menyebarkan video tersebut," kata Kordinator Apotek KDA, Yayu, saat ditemui, Jumat (4/12/2020) sore.

Katanya, video tersebut merupakan data privasi dari perusahaannya.

( Tribunjambi.com/Aryo Tondang)

Baca juga: Jadwal Pembukaan Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved