Berita Tanjab Barat

Kabel Listrik di Tanjabbar Hingga Menyentuh Tanah, PLN Kuala Tungkal akan Usulkan Perbaikan

Hal inilah yang diungkapkan oleh Udin, warga RT 14 Parit 8 Desa Tungkal 1. Udin menyebutkan bahwa warga setempat khawatir karena kondisi kabel PLN yan

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
PLN Jambi Sarankan Pelanggan Punya Izin Operasi, Agar Tak Rawan Konslet Hingga Kebakaran 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Masyarakat Desa Tungkal 1, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar mengeluhkan banyaknya kabel listrik PLN turun hampir menyentuh ke tanah.

Hal inilah yang diungkapkan oleh Udin, warga RT 14 Parit 8 Desa Tungkal 1. Udin menyebutkan bahwa warga setempat khawatir karena kondisi kabel PLN yang hingga menyentuh tanah. Kondisi ini dikhawatirkan akan memakan korban.

"Kondisi ini di RT 14 dan 13 parit 8 desa Tungkal 1, banyak kabel PLN yang menyuruk dibawah pohon kelapa, hampir sampai ke tanah. Kita mohon untuk ditinjau jangan sampai ada korban," sebutnya saat dikonfirmasi, Kamis (3/12/2020).

Baca juga: Boris Bokir Kaget dengan Sikap Dimas Saat Didepan Raffi Ahmad, Boris : Emang Nih, Bermuka Dua

Baca juga: Sinopsis Hercai Episode 18, Peristiwa yang Membuat Cinta Reyyan dan Miran Makin Kuat

Baca juga: Tiba di Polda Jambi, Rombongan Komisi III DPR RI Disambut Pasukan Jarmat

Terhadap hal ini, Tribunjambi.com mengkonfirmasi pihak PLN Kuala Tungkal.
Kepala PLN Rayon Kuala Tungkal, Rizki menyebutkan bahwa pihaknya akan mengusulkan untuk perbaikan terhadap kondisi yang disampaikan oleh masyarakat.

"Untuk usulan perbaikan sedang kami usulkan tapi belum bisa terealisasi untuk tahun ini, untuk jaringan yang ada di sana merupakan jaringan swadaya jadi memang kondisinya tidak standar untuk saat ini,"katanya.

Rizki menyebutkan bahwa jaringan kabel yang dimaksud merupakan jaringan yang di bangun masyarakat sendiri dikarenakan belum ada jaringan PLN.

Lebih lanjut saat ditanya apakah kondisi ini akan mempengaruhi mati lampu atau tidak stabilnya alur listrik di Tanjabbar. Rizki menyebutkan bahwa kondisi tersebut tidak akan meluas ke wilayah Tanjabbar.

"Kalo kondisi seperti ini biasanya tidak meluas ke daerah lain, hanya saja berpengaruh di daerah tersebut. Nanti kami teruskan bang ke bagian pelayanan teknik tapi sifatnya emergency tidak permanen," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved