Update Kondisi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Pasca Positif Covid-19, Video 4.52 Menit Beredar

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19. Bagaimana kondisinya sekarang?

Editor: Teguh Suprayitno
Youtube Anies Baswedan
Anies Baswedan 

Update Kondisi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Pasca Positif Covid-19, Video 4.52 Menit Beredar

TRIBUNJAMBI.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19.

Kabar tak mengenakkan ini disampaikan langsung melalui akun instagram resmi milik Anies Baswedan.

Dikutip dari akun instagram miliki Anies, @aniesbaswedan, mengunggah video berisi kabar jika ia positif terkena virus corona, Selasa (01/12/2020).

"Hasil tes PCR menyatakan bahwa saya positif covid-19," ucap Anies pada video ini.

Diketahui, Senin (30/11/2020) ia melakukan tes swab PCR untuk mengkonfirmasi hasil tes sebelumnya.

Baca juga: Sejumlah Pejabat DKI Jakarta Terancam Jadi Tersangka Imbas Acara Habib Rizieq, Riza Patria Pasrah

Baca juga: Karni Ilyas Diserang Netizen Gegara ILC Nanti Malam, KPK, Susi Pudjiastuti dan Ngabalin Ikut Disebut

Baca juga: Habib Rizieq di Sentul? Warga Cemas Forum Rakyat Padjajaran Demo, Satpol PP: Saya Tunggu Perintah

"Hari Senin (30/11/2020) saya kembali menjalani swab PCR sebagai konfirmasi atas hasil anti-gen sehari sebelumnya."

"Ternyata, malamnya, dini hari, saya dapat kabar bahwa hasilnya positif," ujar Anies.

Pada unggahan videonya ini, Anies menguraikan kronologi pelaksanaan tes Covid-19 yang dilakukannya beberapa kali.

Diketahui melalui videonya ini, Rabu (25/11/2020) ia melakukan tes swab pertama dan hasilnya negatif.

Karena sebelumnya, Anies berinteraksi dengan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria yang setelah itu terdeteksi positif corona.

Anies Baswedan
Anies Baswedan (Youtube Anies Baswedan)

Lalu, kedua kalinya, Anies melaksanakan tes swab anti-gen dan mendapatkan hasil negatif.

"Pada hari Minggu (29/11/2020), saya memulai swab anti-gen dan hasilnya negatif," ceritanya.

Menurutnya, unggahan videonya ini untuk mengabarkan beberapa pihak yang sebelumnya berinteraksi dengannya untuk segera melakukan pengecekan dini.

"Saya menyampaikan ini, agar semua orang yang berinteraksi dengan saya beberapa hari terakhir ini."

"Bisa langsung melakukan langkah yang dibutuhkan, sepert isolasi mandiri atau tes usap PCR," jelasnya.

"Bagi siapapun yang pernah bertemu saya beberapa hari ini, silahkan langsung hubungi puskesmas terdekat untuk menjalani tes usap," lanjut Anies.

Baca juga: 27 Orang Tewas, Istri Anggota TNI AD Ikut Dibunuh, Aksi Sadis Upik Lawanga Teror Poso, Siapa Dia?

Baca juga: Kelompok Ali Kelora Terancam, Diburu 150 TNI AD Berpengalaman Perang di Papua, Timor Leste dan Aceh

Baca juga: Nama Djoko Tjandra Masuk Red Notice Tapi Tak Bisa Ditangkap, Kenapa? Jenderal Polisi Ini Buka-bukaan

Anies juga mengabarkan kondisi kesehatannya saat ini setelah terdeteksi positif corona.

"Kondisi saya saat ini, alhamdulillah baik dan tidak ada gejala."

"Dan setelah konsultasi dengan dokter, sesuai arahannya, saya akan menjalani isolasi mandiri dan mengikuti prosedur pengobatan yang ditetapkan oleh tim medis," ujar Gubernur DKI Jakarta ini.

Melalui videonya ini,Anies mengabarkan dirinya menjalani isolasi mandiri di rumah dinasnya.

"Isolasi mandiri saya dilakukan di rumah dinas dimana saya akan tinggal sendiri," ucapnya.

Sedangkan keluarga Anies tetap tinggal di kediaman pribadinya.

"Sementara, keluarga akan tetap tinggal di rumah pribadi, yang selama ini kita tempati," ucapnya.

Beberapa hari yang lalu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, terkonfirmasi positif Covid-19 setelah tes usap (PCR test) dua kali, di Dinas Kesehatan DKI, pada Jumat (27/11/2020).

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Gedung DPRD, Jakarta Pusat, Rabu (25/3/2020).
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Gedung DPRD, Jakarta Pusat, Rabu (25/3/2020). (Tribunnews.com/ Reza Deni)

Dalam keterangan resminya, Riza menyatakan dirinya terpapar virus corona ini dari Staf Pribadinya.

"Berdasarkan hasil dari contact tracing Dinas Kesehatan DKI Jakarta, saya terkonfirmasi positif Covid-19 karena tertular dari staf pribadi yang sebelumnya tertular dari lingkungan keluarga staf tersebut," beber Ariza, Minggu (29/11/2020).

Dia menjelaskan, staf pribadinya tersebut terpapar dari keluarganya.

“Jadi, temuan positif Covid-19 ini dari lingkungan pekerjaan, di mana ada staf saya yang tertular dari klaster keluarganya," beber Ariza.

Dia mengatakan, hal tersebut tentu menjadi perhatian untuk selalu mematuhi protokol kesehatan perihal Covid-19.

"Ini tentu menjadi perhatian kita semua untuk lebih menjaga kedisiplinan protokol kesehatan hingga di dalam keluarga sekalipun,” kata Ariza, sapaan karibnya.

Ariza berharap, dengan adanya kasus konfirmasi positif Covid-19 ini, warga Jakarta semakin meningkatkan disiplin protokol kesehatan.

Baca juga: Tema ILC Nanti Malam Buat Karni Ilyas Diserang, Novel Baswedan Tak Kuat Sampai Ingin Mundur dari KPK

Baca juga: Upik Lawanga Bukan Teroris Sembarangan, Dianggap Penerus Dr Azahari, Ahli Perakit Bom Malaysia

Baca juga: Jika Ketemu Kelompok Teroris Ali Kelora Lalu Mereka Melawan, Kapolri: Tembak Mati Saja!

Riza Patria sendiri diketahui positif Corona usai melakukan dua kali tes usap (PCR Test), yaitu pada Kamis (26/11/2020) dengan hasil negatif, dan dilanjutkan tes yang sama pada Jumat (27/11/2020) dengan hasil terkonfirmasi positif.

Adapun berdasarkan hasil contact tracing Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Riza terkonfirmasi positif Corona karena tertular dari staf pribadinya yang sebelumnya juga tertular dari lingkungan keluarganya.

Meskipun dinyatakan positif terjangkit virus Corona atau SARS-CoV-2, pria yang karib disapa Ariza mengaku kondisinya dalam keadaan baik.

"Meskipun hasil testing pada Jumat kemarin menunjukkan positif Covid-19, namun kondisi saya tetap dalam keadaan baik dan terkendali," ucap Riza dalam keterangannya.

Sementara guna pencegahan, Pemprov DKI mengambil sejumlah langkah sebagai antisipasi penularan virus Corona di lingkungan Balai Kota DKI, Jakarta Pusat.

Antara lain melakukan lockdown atau menutup Gedung Blok B Balai Kota DKI selama tiga (3) hari terhitung sejak Senin hingga Rabu (2/12/2020).

Ruangan yang ditutup meliputi lantai 3 ruang Jakarta Smart City, lantai 2 ruang kerja Wakil Gubernur dan Ketua TGUPP, serta lantai 1 ruang ajudan dan ruang poli kesehatan PPKP.

Selama tiga hari ditutup, ruangan-ruangan tersebut akan disemprot disinfektan sebagai upaya sterilisasi. Penyemprotan dilakukan setiap pagi dan sore hari.

Kepada tamu yang akan beraudiensi dengan Gubernur Anies Baswedan atau jajaran, mereka diwajibkan melakukan rapid test yang digelar oleh Dinas Kesehatan DKI.

Tes usap juga akan dilakukan oleh seluruh pegawai dan PJLP yang bertugas di rumah dinas dan ruang kerja wakil gubernur.

Padahal sebelumnya, Anggota Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta Naufal Firman Yursak mengonfirmasi bahwa Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ini dalam keadaan sehat. Hasil swab test Covid-19 juga menyatakan Anies negatif Corona.

Diketahui Anies melakukan swab test usai partnernya yakni Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 pada Jumat (27/11/2020) lalu.

"Alhamdulillah Pak Gubernur sehat, hasil swab beliau negatif," ungkap Naufal saat dikonfirmasi, Senin (30/11/2020).

Kabar mengenai hasil swab test Anies juga dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan DKI Widyastuti. Ia menyatakan Anies dalam kondisi sehat dan tetap mengikuti rapat bersama SKPD DKI.

"Sehat, barusan rapat sehat," ucap Widyastuti.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Positif Virus Corona, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Ungkap Kondisi Terkini di Instagram.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved