Breaking News:

Berita Merangin

Hutang Pemda ke Rekanan Capai Rp 80 M, Tahun 2021 Dinas PUPR Merangin Pastikan Minim Proyek

Hal itu disebabkan banyaknya hutang pemerintah daerah kepada rekanan. Seperti yang terjadi di Dinas PUPR Merangin.

Tribun Jambi/Muzakkir
Kepala Dinas PUPR Merangin Aspan 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Proyek pembangunan di Kabupaten Merangin pada tahun 2021 mendatang sudah dipastikan berkurang dibandingkan dengan tahun ini.

Hal itu disebabkan banyaknya hutang pemda ke rekanan. Seperti yang terjadi di Dinas PUPR Merangin.

Saat ini, banyak pengerjaan proyek yang tidak bisa dibayarkan oleh pemerintah kepada rekanan, dan ini tentunya menjadi hutang.

Baca juga: Nia Ramadhani Gugup Ngaduk Teh Aburizal Bakrie, Gue Takut!

Baca juga: Sudah Termakan Usia, BPBD Sarolangun Butuh Tenda dan Perahu Baru untuk Perlengkapan Bencana Alam

Baca juga: 5 Artis Terkaya Indonesia - Krisdayanti, Agnez Mo, Raffi Ahmad, Inul Daratista, Berapa Kekayaannya?

Kepala Dinas PUPR Merangin Aspan menyebut, saat ini setidaknya hutang Pemerintah kepada rekanan hampir Rp 100 miliar.

"Tepatnya sekitar Rp 80 miliar lebih," kata Aspan kemarin.

Dikatakan Aspan, hutang tersebut timbul dikarenakan refocusing penanganan Covid-19 yang diinstruksikan langsung oleh pemerintah pusat.

Dan hutang-hutang tersebut baru bisa dibayarkan pada tahun 2021 mendatang.

"Sekarang hanya bisa bayar 30 persen dari nilai kontrak. Sisanya dibayar tahun depan," katanya.

Untuk itu, dirinya memastikan jika proyek pembangunan ditahun 2021 mendatang minim.
Uang yang dianggarkan nantinya untuk membayar hutang kepada pihak ketiga yang sudah mengerjakan proyek saat ini.

"Iya bisa dipastikan menurun dari tahun ini, karena kita banyak hutang," imbuhnya.

Penulis: Muzakkir
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved