Breaking News:

Lihat Istri Pernah Dirudapaksa, Suami di Lampung Tega Jadikan Istrinya PSK, Senang Dapat Uang Haram

Pernah melihat istrinya dirudapaksa pria lain, seorang suami di Bandar Lampung tega menjual istrinya sendiri ke pria hidung belang.

Editor: Rahimin
Kompas.com
Ilustrasi pekerja seks komersial. lihat istri pernah dirudapaksa, suami di Lampung tega jadikan istrinya PSK, senang dapat uang haram 

Lihat Istri Pernah Dirudapaksa, Suami di Lampung Tega Jadikan Istrinya PSK, Senang Dapat Uang Haram  

TRIBUNJAMBI.COM - Pernah melihat istrinya dirudapaksa pria lain, seorang suami di Bandar Lampung tega menjual istrinya sendiri ke pria hidung belang.

Pelaku sempat cemburu saat melihat istrinya melayani pria lain. Hal itu dikatakan AP (31), suami yang jual istri di Bandar Lampung.

AP saat dihadirkan dalam ekspos perkara di Mapolresta Bandar Lampung, Sabtu (28/11/2020) bilang, awal mula istrinya bekerja sebagai pekerja seks komersial (PSK) setelah dirudapaksa oleh seorang pria.

Dari peristiwa itu, istri tersangka rela digarap pria hidung belang asal mendapatkan imbalan uang.

AP mengaku sempat cemburu terhadap sang istri karena melayani pria lain.

Baca juga: Mencekam, Warga Lari ke Hutan Selamatkan Diri, 4 Orang Dibunuh Dengan Keji, 6 Rumah Dibakar Teroris

Baca juga: Sistem Gaji PNS berubah, Bagaimana dengan Tunjangan? Gaji Berdasarkan Apa?

Baca juga: FPI Jaga Ketat Gang Rumah Habib Rizieq, Sempat Halangi Polisi Masuk, AKBP Raindra: Ini Wilayah NKRI

Berjalan waktu, AP justru ikut menikmati uang hasil jerih payah sang istri.

Pada awal November 2020, AP kesal karena tidak diberi uang setoran oleh sang istri.

"Setahu saya dikasih (uang oleh pelanggan), tapi kata dia (istri) gak ada, makanya saya pukul pakai tangan dan helm," ucap AP.

Sebelumnya diberitakan, demi uang, seorang suami di Bandar Lampung berinisial AP (31), tega menjual istrinya untuk melayani pria hidung belang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved