Edhy Prabowo Ditangkap, Kenapa ICW Soroti Harun Masiku dan Novel Baswedan? Buronan yang 'Raib'

ICW menyarankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan Novel Baswedan sebagai kepala satuan tugas (Kasatgas) tim pencari Harun Masiku.

Editor: Suci Rahayu PK
KPU  
Foto politikus PDIP Harun Masiku semasa masih menjadi anggota Partai Demokrat. Harun kini menjadi buronan KPK. 

TRIBUNJAMBI.COM - Nama Harun Masiku tiba-tiba mencuat usai Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan atau Menteri KKP, Edhy Prabowo.

Selain banyak dicari di mesin pencarian, nama Harun Masiku juga menjadi salah satu satu trending topic Twitter pada Selasa (24/11/2020).

Salah satu sorotan untuk Harun Masiku datang dari Indonesia Corruption Watch (ICW).

ICW menyarankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadikan Novel Baswedan sebagai kepala satuan tugas (Kasatgas) tim pencari Harun Masiku.

Menteri KP 2019-2024 Edhy Prabowo
Menteri KP 2019-2024 Edhy Prabowo (Dok. KKP)

Soalnya, baru-baru ini Novel Baswedan berhasil menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo.

Novel Baswedan diketahui menjadi salah satu tim satgas yang mencokok Edhy Prabowo pada Rabu (25/11/2020) dini hari.

Selain berhasil menangkap Edhy Prabowo, Novel juga berhasil meringkus tiga buronan kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait perkara di Mahkamah Agung (MA), yaitu eks Sekretaris MA Nurhadi, Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto, dan menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono.

Baca juga: Lagi Ramai, Susi Pudjiastuti Diminta Kembali Jadi Menteri KKP Gantikan Edhy Prabowo Ditangkap KPK

Baca juga: Najwa Shihab Cecar Ali Ngabalin Karena Ikut Edhy Prabowo ke Amerika, Dengar Dulu Penjelasan Saya

Menurut Peneliti ICW Kurnia Ramadhana, hal ini harus jadi bahan evaluasi pimpinan ke Deputi Penindakan dalam hal operasional satgas untuk meringkus pelaku korupsi.

"Beberapa kasus ke belakang yang berhasil meringkus buronan ataupun elit dari eksekutif itu merupakan penyidik yang berhasil meringkus Nurhadi dan Rezky Herbiyono," kata Kurnia dalam keterangannya, Rabu (25/11/2020).

Menurutnya, tim satgas yang meringkus Edhy Prabowo seharusnya ditugaskan untuk memburu Harun Masiku, tersangka kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) yang hingga kini masih buron.

Harun Masiku
Harun Masiku (ist)

"Ke depan harus ada evaluasi dari pimpinan terhadap deputi penindakan dan deputi penindakan ke penyidik-penyidik lain contohnya dalam kasus Harun Masiku yang sudah sejak awal ICW mendesak agar tim itu dibubarkan diganti dengan tim yang punya track record baik sepanjang 2020 ini," kata Kurnia.

Pasalnya, menurut Kurnia kinerja satgas yang ditugaskan memburu Harun Masiku masih belum cukup baik kinerjanya.

"Evaluasi itu yang harus dilakukan. Baik evaluasi pimpinan ke deputi atau deputi ke satgas-satgas yang selama ini kita nilai selama ini kita nilai tidak cukup mendeteksi pelaku kejahatan dalam.hal ini satgas kasus Harun Masiku," katanya.

Sebelumnya, KPK membenarkan bahwa Novel Baswedan menjadi salah satu kasatgas yang menangkap Menteri KKP Edhy Prabowo.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Selasa (25/11/2020) lewat pesan singkat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved