Breaking News:

Berita Tebo

Bawa Senpi dan Pisau, Rahimin Diamankan Polisi Saat Nongkrong dan Minum Tuak di Tebo

Pelaku diamankan petugas saat Iptu Cindo Kottama, Kapolsek Rimbo Bujang, Polres Tebo bersama personil lainnya sedang mengadakan Operasi Pekat II Sigin

ist
Rahimin, pembawa sajam dan senpi diamankan polisi dalam Operasi Pekat II Siginjai di Tebo. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Miliki senjata api rakitan jenis revolver dan pisau saat asik nongkrong di warung tuak, Rahimin diamankan polisi.

RH (56), warga Desa Teluk Lancang, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Tebo harus berusan dengan pihak yang berwajib saat sedang asik nongkrong di warung Tuak, Rabu (25/11/2020) sekira 22.00 WIB.

Pelaku diamankan petugas saat Iptu Cindo Kottama, Kapolsek Rimbo Bujang, Polres Tebo bersama personil lainnya sedang mengadakan Operasi Pekat II Siginjai.

Baca juga: Milenial Jambi, Demi Keluarga Redy Hamzah Rela Berhenti Kuliah untuk Jadi Barista di Arab Saudi

Baca juga: Promo KFC 26 November 2020 - 6 Potong Ayam Mulai Rp 41.818, Promo Buy 1 Get 1 Kombo Super Besar

Baca juga: Lowongan Kerja BUMN PT Geo Dipa Energi ( Persero) untuk Lulusan S1

Saat tim tiba di salah satu warung tuak milik Sutar, yang berada dijalan 23 Unit I Desa Perintis, polisi melakukan penggeledahan setiap pengunjung. Saat penggeledahan itu, tim mendapati seorang pria yang memiliki sepucuk senjata api.

"Pelaku diamankan pada saat operasi pekat digelar. Setelah dilakukan pemeriksaan, ada salah pengunjung kedapatan membawa senjata Api (senpi) rakitan, pisau dan barang terlarang lainnya," kata Kapolsek, Kamis (26/11/2020).

Barang bukti senjata api dan pisau yang diamankan polisi dari Rahimin.
Barang bukti senjata api dan pisau yang diamankan polisi dari Rahimin. (ist)

Senpi yang diamankan polisi dari tangan pelaku (56), jenis revolver, dan dilengkapi lima butir amunisi aktif, sarung senpi. Kemudian yang turut diamankan itu berupa senjata tajam, jenis pisau.

Pemilik kafe menyediakan tempat untuk pengunjung minum minuman keras dan berakohol.

"Sesuai TO, perkara dalam proses penyidikan. Saat ini pelaku bisa dikenakan Undang-undang Darurat Pasal 1 dan Pasal 2 UU RI No 12 tahun 1951 tentang membawa senjata api dan senjata tajam tanpa izin," pungkasnya.

Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved