Sabtu, 2 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Sosok Legendaris Tino Sidin, Guru Menggambar yang Menjadi Google Doodle Hari Ini

Halaman pencarian Google hari ini kita disuguhkan Google Doodle sosok legendaris Tino Sidin, seorang pelukis

Tayang:
Editor: Fitri Amalia
Captur
Google Doodle Hari Guru Nasional 25 November 2020 

TRIBUNJAMBI.COM - Google Doodle merupakan perubahan sementara logo Google ke logo khusus di beranda Google.

Google Doodle yang dimaksudkan untuk memperingati liburan, acara, prestasi, dan tokoh sejarah terkemuka.

Hari ini Rabu (25/11/2020) jika kita mengakses halaman pencarian Google hari ini kita disuguhkan Google Doodle sosok pria berkacamata dengan topi khas pelukis di kepalanya.

Pria dalam Google Doodle tersebut tampak memegang alat lukis seraya mengatakan, "Bagus".

Di sampingnya, terlihat ilustrasi anak-anak yang tengah menggambar di kertas.

Baca juga: Siapa Tino Sidin? Ulang Tahunnya Diperingati Google Doodle, Guru Gambar yang Karib Disapa Pak Tino

Baca juga: Edhy Prabowo & Susi Pudjiastuti Saling Sindir, Mulai Ekspor Benih Lobster hingga Tenggelamkan Kapal

Baca juga: Kumpulan Ucapan dan Gambar Hari Guru Nasional 2020, Cocok Dibagikan di Medsos dan Status di WhatsApp

Ia adalah Tino Sidin atau yang lebih akrab dikenal dengan panggilan Pak Tino.

Hari ini adalah ulang tahun ke-95 dari sosok legendaris Tino Sidin.

Lahir di Tebing Tinggi, Sumatera Utara, pada 25 November 1925, Tino Sidin merupakan seorang pelukis.

Namun, ia lebih banyak dikenal sebagai guru gambar. Pada usia 20 tahun, ia memulai kariernya di dunia seni dengan mengajar sebagai guru gambar di kampung halamannya yang berlokasi di Yogyakarta.

Pada 1969, Tino Sidin mulai tampil di stasiun televisi dengan mengisi acara "Gemar Menggambar" yang tayang di TVRI lokal Yogyakarta.

Pada 1978 hingga 1989, acara "Gemar Menggambar" ditayangkan secara nasional yang kemudian menjadi tontonan wajib anak usia sekolah dasar (SD).

Melalui acara yang ditayangkan setiap Minggu sore, Tino mengajarkan trik-trik menggambar yang mudah kepada anak-anak.

Adapun gambar yang dibuat oleh Tino selalu dimulai dari perpaduan garis-garis lurus dan garis-garis melengkung.

Seperti layaknya seorang guru, Tino mendorong anak-anak didiknya agar tidak takut untuk membuat kesalahan ketika sedang belajar menggambar.

Tak jarang, Tino akan mengucapkan kalimat khasnya, yakni "Ya, bagus", untuk memuji dan mengomentari gambar buatan anak-anak.

Baca juga: Mahfud MD Singgung Firli Bahuri Sampai Jadi Sorotan, Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK

Baca juga: Ratusan Surat Suara Pilkada Batanghari Rusak, KPU Kirim Laporan ke Penyedia Jasa Cetak

Baca juga: Edhy Prabowo & Susi Pudjiastuti Saling Sindir, Mulai Ekspor Benih Lobster hingga Tenggelamkan Kapal

Tino juga kerap melahirkan karya lukis yang terinspirasi dari kehidupan sehari-hari.

Salah satunya adalah sebuah lukisan bernama "Empat Anak Main", yang mengambarkan sosok empat orang putrinya, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari laman Google Doodle, Rabu (25/11/2020).

Tino Sidin wafat pada 29 Desember 1995 dalam usianya yang menginjak genap 70 tahun.

Kini, namanya diabadikan menjadi nama Museum Taman Tino Sidin, yang didirikan di kediaman Tino di Yogyakarta pada tahun 2017. Selamat ulang tahun, Tino Sidin.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Tino Sidin, Guru Menggambar yang Jadi Google Doodle Hari Ini"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved