Breaking News:

Berita Kerinci

Warga Tanam Pisang di Tengah Jalan Menuju Objek Wisata Semurup, Ini Tuntutannya

Jalan menuju Objek wisata Semurup ditanam pisang di tengah jalan pada Selasa (24/11/2020). Hal itu karena jalan sering

Istimewa
Jalan menuju Objek wisata Semurup ditanam pisang di tengah jalan pada Selasa (24/11/2020). 

Warga Tanam Pisang di Tengah Jalan

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO -- Warga desa Dalam buku Kecamatan Batang Masumai Kabupaten Merangin memblokir jalan desa setempat.

Warga dari beberapa desa di kawasan Batang Masumai melakukan pemblokiran jalan menggunakan batang pisang.

Warga menanam batang pisang di tengah-tengah jalan. 

Pemblokiran ini buntut dari rusaknya jalan tersebut dikarenakan aktivitas mobil proyek yang lalu lalang melintas di kawasan itu.

Hendri pemuda setempat menyebut jika masyarakat sudah sangat kecewa terhadap pihak kontraktor yang melakukan pengerjaan jalan di Desa Pulau Layang Kecamatan Nalo Tantan.

Pascaproyek yang berlokasi di Pualau tersebut, jalan di desa tersebut menjadi retak, berlobang dan menimbulkan debu dikala panas dan becek di kala hujan.

"Akibat kendaraan lalu lalang di sana, jalan kami rusak dan berdebu," kata Hendri.

Dikatakan Hendri, saat ini jalan yang rusak tersebut berangsur sudah mulai diperbaiki. 

"Pascaaksi protes dari warga pihak tadi PUPR lansung turun, dan memperbaiki jalan itu dengan cara ditimbun."

Halaman
123
Penulis: Herupitra
Editor: Nani Rachmaini
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved