Kamis, 7 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Relawan Covid-19 Kecewa Sampai Doni Monardo Harus Minta Maaf, Habib Rizieq Ikut Terlibat Masalah Ini

Langkah BNPB yang memberikan 20 ribu masker di acara peringatan Maulid Nabi di Petamburan menuai pro dan kontra.

Tayang:
Editor: Teguh Suprayitno
istimewa
Kepala BNPB Doni Monardo, ia kini dalam sorotan karena membagikan masker pada acara Maulid Nabi di rumah Habib Rizieq Shihab. Kerja kerasnya, bahkan hingga 8 bulan tak pulang karena tangani Covid-19 seolah tak dihargai. Doni sendiri sudah minta maaf dan meluruskan kasusnya. 

Relawan Covid-19 Kecewa Sampai Doni Monardo Harus Minta Maaf, Habib Rizieq Ikut Terlibat Masalah Ini

TRIBUNJAMBI.COM --Langkah BNPB yang memberikan 20 ribu masker di acara Habib Rizieq yang menggelar peringatan Maulid Nabi di Petamburan menuai pro dan kontra. Sebagian relawan bahkan kecewa dan memilih mundur.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo sudah minta maaf dan menjelaskan maksudnya pemberian masker semata-mata untuk mencegah covid-19.

Namun tetap saja ditanggapi negatif oleh sebagian kecil relawan yang mengundurkan diri dengan klaim kecewa dengan langkap BNPB.

Relawan Covid-19 copot rompi karena kecewa dengan pemberian 20 ribu masker terhadap massa Imam Besar FPI Rizieq Shihab, Kamis (19/11/2020)
Relawan Covid-19 copot rompi karena kecewa dengan pemberian 20 ribu masker terhadap massa Imam Besar FPI Rizieq Shihab, Kamis (19/11/2020) (Warta Kota/Desy Selviany)

Doni Monardo pun menanggapinya dengan mengaku selama delapan bulan terakhir, terhitung sejak Maret hingga Oktober 2020 tidak pernah pulang ke rumah.

Sejak virus corona mewabah di Indonesia, Doni ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Nasional.

"Saya secara pribadi sudah delapan bulan terakhir tidak pulang ke rumah. Tiga bulan pertama itu betul-betul tinggal di kantor tidak pulang sama sekali. Setelah itu hanya pulang pada Sabtu-Minggu," kata Doni menanggapi mundurnya Relawan Satgas Covid-19 di Klaten, Jawa Tengah, Kamis (19/11/2020).

Baca juga: Doni Monardo Tegur Anies dan Riza Patria Minta Perda Covid19 Ditegakan, Habib Rizieq Kumpulkan Massa

Sebagai Satgas Covid-19, lanjut Doni, dituntut pengorbanan dan kesabaran dalam menangani pandemi wabah virus corona di Indonesia.

"Kalau ada suatu masalah yang terjadi sebaiknya tidak boleh dilakukan secara emosional," ungkap dia.

Dalam menghadapi pandemi wabah Covid-19, Doni menegaskan dibutuhkan kerja sama semua pihak.

"Jadi relawan yang sudah bekerja keras disampaikan terima kasih. Manakala ada yang memang sudah merasa tidak berkenan untuk melanjutkan kita pun tidak mampu untuk melarangnya," kata Doni.

"Karena semua relawan ini bekerja didasarkan atas hati nurani. Bekerja berdasarkan nilai-nilai kemanusiaan, dan kita bekerja berdasarkan prinsip-prinsip penanggulangan bencana, yaitu non diskriminatif," sambung dia.

Baca juga: Polisi Ditantang Panggil Gibran, Bobby Nasution Akui Langgar Prokes: Jangan Hanya Anies yg Digencet

Sebelumnya, Ketua Bidang Koordinasi Relawan Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Andre Rahadian, memahami perasaan sejumlah relawan yang kecewa dan mengundurkan diri karena kerumunan massa dalam acara yang digelar pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab pekan lalu justru difasilitasi dengan diberi masker dan hand sanitizer.

“Kami menerima ini sebagai bentuk aspirasi beberapa orang relawan. Kami menampung aspirasi ini," kata Andre dalam keterangan tertulis, Kamis (19/11/2020).

Hal ini disampaikan Andre menanggapi aksi sejumlah relawan yang menyatakan mengundurkan diri pada Kamis siang tadi. "Tapi kami yakin dalam hati kecil para relawan, mereka tetaplah relawan.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved