Breaking News:

Perokok Harus Tahu Ini, Tahun Depan Tarif Cukai Rokok Bakal Naik

Bagi yang perokkok, siap-siap tahun depan tarif cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok dipastikan bakal naik.

Editor: Rahimin
Tribunjambi/Deni Satria Budi
Ilustras - Tarif cukai rokok tahun depan dipastikan bakal naik 

Bagi Perokok Harus Tahu, Tahun Depan Tarif Cukai Rokok Bakal Naik

TRIBUNJAMBI.COM - Bagi yang perokkok, siap-siap tahun depan tarif cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok dipastikan bakal naik.

Meski tarif belum ditetapkan, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan sebagian elemen masyarakat terpantau melakukan aksi demo bernada pro dan kontra atas kebijakan itu.

“Kemarin ada demo dari para buruh rokok mereka datang ke Monas, minta menemui Presiden. Petani juga ada yang demi meminta agar tarif cukai rokok tidak naik. Sementara di sisi lain ada yang minta naik banget,” kata Menkeu dalam kuliah umum dalam rangka Dies Natalis FEB UI, Rabu (18/11/2020).

Baca juga: Kasus IDI Kacung WHO Jerinx SID Divonis 1 Tahun 2 Bulan Penjara, Belum Menerima Masih Pikir-pikir

Baca juga: Lurah Petamburan Reaktif Covid-19, Ketahuan Ketika Hendak Diperiksa Polda Metro Jaya

Baca juga: Bahan Alami untuk Turunkan Kadar Kolesterol dalam Darah - Angkak, Jahe, Kedelai, Bawang Putih

 Sri Mulyani menyampaikan dalam mengambil kebijakan, pemerintah memastikan banyak melibatkan stakeholder dari berbagai kalangan dengan berbagai pandangan. Sehingga, kebijakan cukai 2021 yang dibuat menjadi win-win solution. 

Namun yang jelas, Sri Mulyani menegaskan tarif cukai rokok 2021 bakal naik. Hal ini sebagaimana dalam kerangka menjalankan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.

Ilustrasi
Ilustrasi (KONTAN/MURADI)

Harapannya, dengan ditingkatkannya tarif CHT tahun depan, konsumsi masyarakat atas rokok bakal menurun dan tingkat prevalensi perokok usia dini busa minimalisasi.

Selain untuk mengendalikan konsumsi, cukai juga digunakan sebagai salah satu andalan pos penerimaan negara tahun depan.

Kendati demikian, Sri Mulyani mengatakan dalam merumuskan tarif cukai hasil tembakau pemerintah juga memperhatikan dampak terhadap tenaga kerja termasuk petani, serta industri. Termasuk, antisipasi dampak yang bisa menimbulkan celah rokok ilegal.

Baca juga: Kabar Terkini Kondisi Mamah Dedeh Positif Covid-19, Terungkap Isi Pembicaraan Pak RW di Telepon

Baca juga: Download Lagu MP3 Kumpulan 50 Lagu Minang Terpopuler 2020 Paling Enak Didengar

Baca juga: Ussy Sulistiawaty Gigit Jari, Rupanya Andhika Pratama Sempat Gilai Artis Ini: Ingin Istri Kayak Dia!

“Nanti tarif cukai rokok akan dikeluarkan pada waktunya, untuk tujuan paling optimal dan dalam objektif yang cukup banyak,” kata Menkeu Sri Mulyani Indrawati.

Sebagai catatan, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 pemerintah menargetkan penerimaan cukai sebesar Rp 178,47 triliun, Angka tersebut naik 3,6% dari proyeksi tahun ini. 

Sementara, perkembangan realisasi penerimaan cukai sampai dengan September 2020 sebesar Rp 115,32 triliun, tumbuh 7,24% dibandingkan realisasi di periode sama tahun lalu senilai Rp 107,53 triliun.

 Khusus untukr realisasi CHT sepanjang Januari-September 2020 sebesar Rp 111,46 triliun. Angka tersebut naik 8,53% atau lebih tinggi dari Januari-September 2019 yang membubukan penerimaan sebesar Rp 102,7 triliun. 

Pencapaian penerimaan cukai dalam sembilan bulan itu pun sudah mendapai 66,97% dari target akhir tahun yang ditetapkan sejumlah Rp 172,2 triliun. 

Artikel ini telah tayang di kontan.co.id dengan judul Terkait kenaikan cukai rokok tahun 2021, ini kata Sri Mulyani

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved