Banjir di Sarolangun
Dampak Banjir di Kecamatan Limun, Jalan di Desa Moenti Tak Dapat Dilalui Warga, Aktivitas Terganggu
Camat Limun, Sibawaihi mengatakan, banjir yang berada Desa Demang, Moenti, Suka Damai, Panca karya relatif bervariasi ada yang tinggi mencapai 60-80 c
Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Dampak banjir yang melanda Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, jalan di Desa Moenti tidak dapat dilewati oleh warga.
Camat Limun, Sibawaihi mengatakan, banjir yang berada Desa Demang, Moenti, Suka Damai, Panca karya relatif bervariasi ada yang tinggi mencapai 60-80 cm.
"Memang kendaraan roda dua di Desa Moenti dan perbatasan Desa Demang, Dusun Rantau Alai, Desa Mensao tidak dapat dilewati roda dua dan empat karena banjir ini," kata Camat Limun Sibawaihi, Kamis (19/11/2020).
Lanjutnya, ia sudah membuat laporan kepada BPBD Sarolangun setelah mengecek kelokasi kebenaran banjir tersebut.
"Kita menghimbau kepada warga untuk berhati-hati, jangan sampai kita kena longsor dan tumpukan kayu yang hanyut terbawa banjir, sudah saya suruh mengungsi warga, kalau ada apa-apa tadi udah saya kasih nomor telepon saya biar dibantu evakusi warga, kita juga stanby," sambunganya.
Baca juga: Baru Sampai 10 Meter, Suami Ini Sengaja Balik Lagi Ke Rumahnya, dan Ternyata Kecurigaanya Benar
Baca juga: VIDEO Viral Pencopet Dihukum Berdiri Pakai Tulisan Saya Copet
Baca juga: Momen Kocak Seleb Korea yang Pernah ke Indonesia, Yunho TVXQ Enggan Membayar Dana Kebersihan Toilet
Diberitakan sebelumnya, banjir yang melanda Kecamatan Limun, menyebabkan empat desa tergenang akibat hujan yang mengguyur Kabupaten Sarolangun Kamis (19/11/2020).
Camat Limun, Sibawaihi mengatakan, banjir terjadi di sejumlah desa yakni Moenti, Panca Karya, Suku Damai, Demang.
"Iya sampai sekarang masih banjir, ini bukan banjir bandang ini banjir biasa karena luapan air dari batang Limun, dan tadi saya cek juga sungai batang Asai juga meluap," kata Camat Sibawaihi, saat dikonfirmasi melalui telepon Kamis (19/11/2020).