Diwisuda di Puncak Gunung Marapi, Andi: Ini Sejarah bagi Hidup Saya
Mahasiwa STIKes Baiturrahim (STIKBA) Jambi yang diwisuda di puncak Gunung Marapi, Sumatera Barat, beberapa waktu lalu mengungkapkan perasaannya.
Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Rahimin
Diwisuda di Puncak Gunung Marapi, Andi: Ini Sejarah bagi Hidup Saya
Laporan wartawan Tribun Jambi, Mareza Sutan AJ
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Mahasiwa STIKes Baiturrahim (STIKBA) Jambi yang diwisuda di puncak Gunung Marapi, Sumatera Barat, beberapa waktu lalu mengungkapkan perasaannya.
Andi Muhammad Iqbal merasa senang dan tidak menyangka menjadi satu-satunya wisudawan yang diwisuda di puncak setinggi 2891 mdpl tersebut.
"Alhamdulillah, saya sendiri tidak menyangka ya, bisa diizinkan dan terpilih menjadi perwakilan wisudawan yang melaksanakan wisuda di puncak Marapi, terlebih ini baru pertama kali diadakan di dunia. Saya merasa sangat senang dan bangga, karena ini menjadi sejarah juga bagi hidup saya," ungkapnya, ketika tribunjambi.com konfirmasi melalui layanan pesan whatsapp.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kampus di Jambi Pecahkan Rekor MURI, Gelar Wisuda di Puncak Gunung Marapi
Baca juga: Kampus Jambi Langsungkan Wisuda di Puncak Gunung Marapi, Pecahkan Dua Rekor MURI Sekaligus
Dia menjadi satu-satunya mahasiswa yang ikut naik pada 11 November 2020 lalu, dan diwisuda di puncak Gunung Marapi pada 12 November 2020. STIKBA Jambi mewisuda 224 mahasiswa.
Selain Andi, 223 mahasiswa lainnya melaksanakan prosesi wisuda di Gedung Abadi Convention Center Jambi.

Wisuda di puncak gunung tersebut merupakan yang pertama kalinya di Indonesia, bahkan di dunia. Untuk hal tersebut, Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) menganugerahkan dua sertifikat rekor, yaitu kepada STIKes Baiturrahim Jambi, dan ketua STIKBA, Dr Filius Chandra, SE, MM.
Andi mengaku senang ikut berpartisipasi dalam ekspedisi yang memecahkan dua rekor Muri itu.
Baca juga: VIDEO: STIKes Baiturrahim Jambi Pecahkan Rekor MURI, Gelar Wisuda di Puncak Gunung Marapi
"Saya sendiri sangat-sangat senang dan bersyukur kepada Allah, dan saya ucapkan terima kasih kepada pihak kampus dan Ketua STIKBA, Bapak Filius serta kru-kru ekspedisi lainnya. Serta kedua orang tua saya atas izin, semangat, dan doa beliau bisa sampai melaksanakn wisuda di Gunung Marapi," ungkapnya lagi.