Postingan Instagram Nikita Mirzani Siang Ini Diserbu Netizen, Cuma Pakai Caption 1 Kata 'BACA'
Beberapa postingan terakhir instagram Nikita Mirzani banjir komentar dan tanda like. Diduga postingan Nikita Mirzani terkait perseteruannya dengan...
Hingga Maheer mendapatkan banyak kecaman karena dianggap menghina ulama besar.
Bahkan, Maheer diancam akan dilaporkan ke pihak kepolisian apabila tidak meminta maaf secara terbuka.
Baca juga: Keluarga Rizieq Shihab Pilih Bayar Rp 50 Juta Karena Langgar Protokol Kesehatan saat Resepsi
Baca juga: Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Senin 16 November 2020, Stagnan Harga Rp 1.968.000 per 2 Gram
Dalam video yang beredar, Banser Jakarta Barat mengancam akan membawa masalah ini ke jalur hukum.
"Kami, Banser Jakarta Barat menegcam dan mengutuk keras postingan Maheer At-Thuwailibi di Twitter yang telah menghina guru kami orangtua kami, panglima kami, Maulana Habib Luthfi Bin Yahya," ujar salah satu anggiota Banser dalam video yang dilihat Wartakotalive.com, Senin (16/1/2020).
"Kami mendesak Maheer At-Thuwailibi untuk meminta maaf secara terbuka dalam bentuk video dan diposting di akun Twitternya. Jika ultimatum ini tidak diindahkan, kami Banser Jakarta Barat akan menempuh jalur hukum," imbuhnya.
Klarifikasi Ustaz Maheer
Ustaz Maheer klarifikasi tudingan dirinya dikira menghina Habib Luthfi.
Klarifikasi Ustaz Maheer itu disampaikan lewat akun Twitter
Nama Ustaz Maheer At-Thuwailibi seketika menjadi buah bibir masyarakat. Sang ustad saat ini tengah berkonflik dengan artis Nikita Mirzani.
Hal ini berawal dari ucapan Nikita Mirzani yang diduga menghina Habib Rizieq terkait kepulangannya di Indonesia.
Ustad Maheer dalam video Youtubenya seketika mengancam Nikita Mirzani untuk meminta maaf 1x24 jam, atau Ustad Maheer akan mengerahkan massa sekitar 800 orang untuk mendatangi rumah Nikita Mirzani.
Namun, tak berhenti konflik sampai di sini. Sebuah cuitan Ustaz Maheer kini juga menyinggung Habib Luthfi di Pekalongan.
Hal ini diungkap dari banyaknya foto yang beredar di Twitter salah satunya capture Twitter dari akun @diltopagelhai.
Namun Ustaz Maheer menjelaskan maksud postingan tersebut.
Menjawab cuitan akun Twitter @hukumdan, Ustad Maheer meluruskan bahwa postingan itu adalah sepenggal capture foto yang terpisah dari kesatuan sebuah kejadian.