IHSG
Net Buy Asing Dalam Sepekan Capai Rp 4,47 triliun, 10 Saham Ini Banyak Dibeli
Kenaikan tipis IHSG pada Jumat (13/11) kemarin diiringi penjualan bersih alias net sell asing hingga Rp 238,17 miliar
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Pada perdangangan Jumat (13/11/2020) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya menguat tipis.
Perdagangan di bursa efek kemarin IHSG naik tipis 2,46 poin atau 0,04% ke 5.461,06.
Sebanyak 198 saham naik, 226 saham turun dan 178 saham stagnan.
Hanya empat sektor saham menguat menopang kenaikan IHSG.
Sementara enam sektor saham lainnya masuk zona merah.
Baca juga: Harga Emas Antam Pecahan Satu gram (14/11) Rp 985.000, Harga Buyback Rp 864.000 per gram
Baca juga: IHSG ditutup melemah 0,92% ke 5.458,60, Asing Catat Net Sell Rp 256,25 Miliar
Baca juga: IHSG Menguat naik 1,99% ke level 5.462,74, Enam Saham Ini Bisa Dicermati
Kenaikan tipis IHSG pada Jumat (13/11) kemarin diiringi penjualan bersih alias net sell asing hingga Rp 238,17 miliar.
Ini adalah net sell pertama setelah reli net buy atau beli bersih asing dalam tujuh hari perdagangan berturut-turut sebelumnya.
Dalam sepekan, IHSG tercatat menguat 2,35%.
Pada periode ini, investor asing mengakumulasi pembelian bersih Rp 4,47 triliun di pasar saham Indonesia.
Berikut saham-saham dengan net buy asing terbesar dalam sepekan:
Baca juga: IHSG Hari Ini Perkasa Semua Sektor Menghijau ! Ini 10 Saham yang Banyak Diobral Asing
1. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Rp 2,67 triliun
2. Bank Central Asia (BBCA) Rp 1,29 triliun
3. Telekomunikasi Indonesia (TLKM) Rp 626,66 miliar
4. Bank Mandiri (BMRI) Rp 322,35 miliar
5. Astra International (ASII) Rp 212,82 miliar
6. Semen Indonesia (SMGR) Rp 190,08 miliar
7. Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) Rp 99,01 miliar
8. Bumi Resources Minerals (BRMS) Rp 95,32 miliar
9. Kalbe Farma (KLBF) Rp 63,29 miliar
10. Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) Rp 60,23 miliar
Baca juga: Prediksi Arief Poyuono di Pilpres 2024, Prabowo-Habib Rizieq dan Anies Baswedan-Erick Thohir
Saham-saham dengan net sell terbesar dalam sepekan adalah:
1. Sarana Menara Nusantara (TOWR) Rp 334,09 miliar
2. Smartfren Telecom (FREN) Rp 225,85 miliar
3. Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP) Rp 153,56 miliar
4. Tower Bersama Infrastructure (TBIG) Rp 96,7 miliar
5. MNC Investama (BHIT) Rp 65,83 miliar
6. Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA) Rp 65,75 miliar
7. Dana Brata Luhur (TEBE) Rp 63,68 miliar
8. Gudang Garam (GGRM) Rp 41,06 miliar
9. Indofood Sukses Makmur (INDF) Rp 38,75 miliar
10. United Tractors (UNTR) Rp 35,36 miliar
Baca juga: Upaya Pjs Gubernur Restuardy Daud Berikan Kemudahan Berinvestasi di Jambi
Baca juga: Gara-gara Investasi Meleset Tak Sesuai Target, Luhut dan Bahlil Kena Tegur Jokowi
Baca juga: Tren Investasi Properti Berlanjut hingga Akhir Tahun 2020, Ini Harga yang Dibidik Pengembang
Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Net buy asing Rp 4,47 triliun sepekan, ini saham yang paling banyak dibeli & dijual