Berita Jambi
Upaya Pjs Gubernur Restuardy Daud Berikan Kemudahan Berinvestasi di Jambi
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mulai melakukan sosialiasi /konsultasi publik atas Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP)
Penulis: Zulkipli | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mulai melakukan sosialiasi /konsultasi publik atas Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang penyelenggaran izin berusaha di daerah.
Ini merupakan turunan dari UU nomor 11 tahun 2020 (Omnibuslaw/Cipta kerja) yang sudah disahkan.
Tujuan RPP ini yakni untuk memangkas regulasi investasi daerah yang panjang dan terkesan bertele-tele, yang membuat investor malas berinvestasi di daerah.
Di Provinsi Jambi, sosialiasasi virtual ini diikuti langsung oleh Pjs Gubernur Jambi Restuardy Daud.
Ardy mengatakan disampaikan RPP ini untuk jelaskan informasi umum mengenai substansi isi RPP yang masih berproses hingga November bersama dengan Sekda dan OPD terkait.
Baca juga: Warga SAD Diimbau Berpartisipasi di Pilkada Serentak 9 Desember, Terdengar Keluhan Sulit Nyoblos
Baca juga: Tahun Kerbau Logam 2021- Cek 4 Shio yang Diramalkan akan Sial
Baca juga: Promo BreadTalk Satu Hari Lagi, Tawarkan Slice Cake Dari Harga Rp 16.000
“Intinya disampaikan RPP ini penjabaran UU Ciptaker, sekaligus visi Presiden terkait deregulasi, reformasi birokrasi dan transformasi ekonomi,” katanya.
Untuk RPP ini diharapkan percepat perizinan daerah dengan tingkatkan ekosistem perizinan dan berusaha.
Karena kendala selama ini terkait birokrasi yang panjang, lamanya waktu proses perizinan serta pembebanan biaya.
“Diharapkan nanti RPP ini akan perbaiki kinerja dan kemudahan berusaha semakin mudah, yang dalam hal ini Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan teknologi online yang akan memudahkan,” jelasnya.
Di Provinsi Jambi selanjutnya, kata Ardy, akan ditindaklanjuti dengan rapat untuk melihat implikasi terhadap daerah dan persiapan tindak lanjut ini.
“Seperti perizinan ini terkait tata ruang, kita di Provinsi Jambi dan Kabupaten/Kota juga akan selesaikan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) kita,” sebutnya.
Untuk Provinsi ada tim yang bergerak selain tim kerja juga sebgai tim konsultasi publik, untuk sosilasi sendiri akan berjalan parallel.
"Kita juga sedang menyusun dokumen masukan, jika ada masukan masyarakat kita akan libatkan unsur akademik untuk usulan tindak lanjut nantinya sebagai persiapan penyusunan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah, pada proses itu nanti bersama bersinergi,” terangnya.
Sementara untuk isu perizinan di tarik pusat sendiri, ardi mengaku akan mendalaminya. Karena dari pusat saja disebutkan ada 15 sektor yang belum diputuskan masuk atau tidak teknis pelaksanaan.
Imron Rosyadi, Kepala Dinas PMPTSP Provinsi Jambi mengatakan, masih menunggu Norma,Standar, Prosedur, Kriteria (NSPK) yang akan ditetapkan pusat dalam ketentuan perizinan berusaha nantinya.
Terkait isu berkembang banyak izin ditarik ke pusat, Imron belum melihat pada sosialiasi RPP kali ini. Kata dia tetap ada pembagian wewenang Provinsi dan Kabupaten nantinya.
“Hasil pertemuan hari ini, ada tindak lanjut lebih dalam bahas RPP. Untuk iklim investasi Jambi diharapkan lebih baik dengan kemudahan perizinan yang diberikan,” katanya.
Pjs Gubernur Jambi Lepas 83 Peserta MTQ Provinsi Jambi, Dua Orang Positif Covid-19 Gagal Berangkat
Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Jambi Restuardy (Ardy) Daud melepas Keberangkatan Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional Provinsi Jambi Mengikuti MTQ Nasional XXVIII 2020 di Sumatera Barat, di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Rabu (11/11/2020) malam.
Kontingen Provinsi Jambi berjumlah 83 orang, terdiri dari 51 orang orang peserta, selebihnya pelatih dan ofisial.
Dalam arahannya, Ardy Daud menekankan bahwa MTQ tidak hanya ajang lomba, tetapi juga wahana untuk mengamalkan, untuk melaksanakan nilai-nilai yang terkandung dalam kitab suci Alquran.
Baca juga: Warga SAD Diimbau Berpartisipasi di Pilkada Serentak 9 Desember, Terdengar Keluhan Sulit Nyoblos
Baca juga: Promo BreadTalk Satu Hari Lagi, Tawarkan Slice Cake Dari Harga Rp 16.000
Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Jumat 13 November 2020, Leo tak Memuaskan, Virgo tak Terkalahkan
“MTQ juga diharapkan menjadi ajang untuk mendekatkan diri terhadap nilai-nilai yang ada dalam Alquran, serta mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. MTQ tidak semata-mata hanya perlombaan, tetapi wahana untuk meningkatkan pengetahuan, pengamalan, dan penyebarluasan nilai-nilai yang ada, dan menjadi spirit (semangat) dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkap Ardy Daud.
MTQ, tutur Ardy Daud, memadukan 3 unsur: seni, ilmu, dan agama, dan harus dijadikan upaya untuk memelihara kemulian nilai-nilai Alquran.
Pjs Gubernur Jambi ini mengajak seluruh kafilah dan kontingen Provinsi Jambi untuk mengikuti seluruh tahapan dan rangkaian MTQ ke-28 di Sumatera Barat dengan penuh semangat, motivasi yang tinggi, dan sikap mental yang optimis, serta berjuang maksimal berlomba secara sehat dan sportif.
Ardy Daud mengemukakan, qori dan qoriah yang ikut dalam MTQ ini adalah qiri dan qoriah pilihan yang telah melalui seleksi yang ketat dan panjang, serta mengajak qori dan qoriah tersebut untuk menjaga dan mengharumkan nama daerah Provinsi Jambi.
“Sebagai yang terpilih mari mengharumkan nama daerah, membuahkan hasil yang terbaik,” ujar Ardy Daud.
Ardy Daud berharap agar peserta dan kontingen Provinsi Jambi bisa mempertahankan hasil yang diraih Provinsi Jambi dalam MTQ nasional di Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2018, yakni peringkat 9 nasional, bahkan jika bisa untuk meningkatkan prestasi.
Selain itu, sehubungan dengan penyelenggaraan MTQ ke-28 nasional di tengah kondisi pandemi Covid-19, Ardy Daud menegaskan supaya kafilan dan seluruh kontingen mengikuti aturan yang ada dalam rangka penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.
“Harus saling menjaga, dan saya berharap semuanya bisa sehat dan selamat sampai kembali ke Jambi,” kata Ardy Daud.
Ardy Daud menambahkan, dirinya mengapresiasi seragam kafilah dan kontingen, yakni Batik Jambi bermotif Kapal Sanggat, yang memngandung filosofi berlayarlah sampai ke pulau.
Filosofi motif batik tersebut menurut Ardy Daud sangat bagus dijadikan motivasi dalam mengikuti MTQ ke-28.
Pimpinan Khafilah Profinsi Jambi, Asisten Sekda Provinsi Jambi Bidang Pemerintahan dan Kesra, Apani Saharudin menyampaikan, pembukaan MTQ Nasional ke-28 dijadwalkan dilaksanakan pada tanggal 14 November 2020, yang direncanakan dibuka oleh presiden Republik Indonesia.
Apani menuturkan tahapan waktu pelaksanaan, yaitu tanggal 15–19 November 2020 pelaksanaan, tanggal 20 November 2020 penutupan, tanggal 21 November 2020 rombongan pulang.
“Jumlah peserta, pelatih, dan ofisial 83 orang, terdiri dari 51 orang peserta, selebihnya pelatih dan ofisial. Semua cabang yang dilombakan diikuti oleh peserta dari Provinsi Jambi,” ujar Apani.
Senada dengan apa yang disampaikan oleh Pjs Gubernur Jambi, Apani juga mengingatkan seluruh kontingen supaya tetap hati-hati dan harus disipilin menerapkan protokol kesehatan.
Senin lalu, tambah Apani, telah diadakan uji swab kepada semua peserta, pelatih, dan ofisial, dari hasil uji swab tersebut, 2 orang terkonfirmasi Covid-19 dan telah diisolasi di Bapelkes.
Karena waktu sempit, maka kedua orang kafilah tersebut diganti, keduanya dari cabang Tahfiz 5 juz.
Apani mengharapkan supaya kontingen Provinsi Jambi bisa mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang diraih dalam MTQ Nasional tahun 2018 di Sumatera Utara, saat itu kontingen MTQ Provinsi Jambi meraih peringkat ke-9.
(tribunjambi/zulkifli azis)