Berita Merangin
Cegah Covid-19, Ratusan SAD di Merangin Terima Bantuan dari FKPS-SAD
Selain bakti sosial, dalam kegiatan tersebut juga diberikan bantuan berupa sembako, toilet dan bantuan sosial lainnya.
Penulis: Muzakkir | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Meski tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Jambi terus meningkat, namun tingkat penularan juga terus berkembang.
Pemerintah terus memberikan sosialisasi kepada semua lapisan masyarakat agar terhindar dari penyakit ini.
Sosialisasi ditengah masyarakat terus digalakkan. Tak hanya pemerintah, instansi lainnya juga terus melakukan sosialisasi tersebut.
Seperti yang dilakukan Forum Kemitraan Pembangunan Sosial Suku Anak Dalam (FKPS-SAD).
Baca juga: Malangnya Nasib Feni Rose Acaranya Dihentikan KPI, Imbas Celana Dalam Dinar Candy: Tak Ada Manfaat!
Baca juga: Nama Marzuki Alie dan Seskab Jokowi Pramono Anung Mencuat di Sidang Kasus Suap Nurhadi, Ini Perannya
Baca juga: Smartphone dengan Android Versi Dibawah 7.1.1 Nougat Tak Dapat Keamanan Tambahan di 2021
Di Kabupaten Merangin, FKPS-SAD mengadakan bakti sosial sekaligus mengedukasi langkah pencegahan Covid-19 ke sejumlah kelompok SAD di Kabupaten Merangin.
Selain bakti sosial, dalam kegiatan tersebut juga diberikan bantuan berupa sembako, toilet dan bantuan sosial lainnya.
Ketua Badan Pengurus Yayasan Prakarsa Madani (YPM) Budi Setiawan menyebut kegiatan yang dilakukan ini merupakan kegiatan lanjutan yang dilakukan di Sarolangun.
Menurut dia, selama dua hari (10-11 November 2020), FPKS-SAD melakukan kegiatan yang ditujukan sebagai antisipasi dan membekali SAD dari ancaman infeksi Covid-19 di Kampung Adat Madani SAD Sarolangun dan Kantor Kecamatan NaloTantan Merangin.
Diantaranya dengan memberikan penyuluhan pencegahan penyebaran Covid-19, pemeriksaan kesehatan, pembagian perlengkapan kesehatan serta pembagian bahan makanan untuk seluruh Kepala Keluarga yang telah menjadi anggota forum.
"Kita juga memberikan sembako. Untuk dua lokasi ini, Sarolangun dan Merangin ada 450 paket sembako yang kita berikan," kata Budi Setiawan, Rabu (11/11/2020).
Namun demikian untuk agenda pendistribusian bahan makanan dan perlengkapan kesehatan (masker, vitamin, dll) tetap dibagikan ke seluruh KK yang telah menjadi anggota forum dan dilakukan di lokasi yang berbeda-beda untuk menghindari kerumunan yang besar masyarakat SAD atau Orang Rimba sendiri memiliki kearifan lokal yang sangat menarik dalam kaitan upaya mereka menghadapi penyakit.
Program Pembangunan Sosial Suku Anak Dalam telah dilaksanakan oleh masing-masing anggota forum sesuai kapasitasnya masing-masing.
Saat ini tanggung jawab pembangunan sosial SAD, ada di seluruh pihak. Semua anggota forum memiliki perannnya masing-masing.
Meski demikian, seluruh anggota forum memiliki komitmen yang sama dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar SAD yaitu ruang penghidupan, pemukiman dan akses layanan (pendidikan dan kesehatan) berdasarkan kesepakatan yang telah dirumuskan pada agenda Workshop Forum Kemitraan Pembangunan Sosial SAD tanggal 17 Juni 2019.
FPKS-SAD sendiri merupakan forum yang terdiri dari 12 instansi, baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, perusahaan, LSM, universitas, maupun SAD.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/warga-suku-anak-dalam-diberi-masker-oleh-polres-merangin.jpg)