Berita Sungaipenuh
Angka Pengangguran di Kota Sungaipenuh Berkurang
Berdasarkan data BPS Jambi, tingkat pengangguran dalam 4 tahun terakhir mengalami penurunan dari 8,18 persen pada 2015, menjadi 5,3 persen
Penulis: Herupitra | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Pengurangan angka pengangguran dan kemiskinan terus diupayakan Pemerintah Kota Sungai Penuh.
Pada 2019 lalu, Pengangguran di kota Sungai Penuh mengalami penurunan 2,5 persen.
Berdasarkan data BPS Jambi, tingkat pengangguran dalam 4 tahun terakhir mengalami penurunan dari 8,18 persen pada 2015, menjadi 5,3 persen pada 2019, atau turun sebesar 2,88 persen.
Selain itu, dari sebelas kabupaten/kota dalam provinsi Jambi, Kota Sungai Penuh termasuk memiliki laju pertumbuhan yang tinggi mencapai 5,12 persen di atas provinsi Jambi yang sebesar 4,40 persen.
Sedangkan untuk Persentase penduduk miskin dari tahun 2016 sampai tahun 2018 selalu mengalami penurunan.
Baca juga: Warga Jambi Ini Pertanyakan, Mungkinkah ASN Netral dalam Pilkada? Ini Jawaban Bawaslu Provinsi Jambi
Baca juga: Video-video Gisel Ini Belakangan Disorot Publik, Bahkan Ada yang Ditonton Lebih dari 8 Juta Kali
Baca juga: Misteri Video Syur Mirip Gisel,Terungkap Fakta Tato di Paha dan Gorden di Video 19 Detik Itu
"Tahun 2019 persentase penduduk miskin 2,81 persen dan merupakan persentase terendah penduduk miskin dalam provinsi Jambi," ujar Walikota Sungai Penuh, Asafri Jaya Bakri (AJB).
Di sisi lain, indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Sungai Penuh pada 2019 naik menjadi 78,26 persen, jika dibanding tahun 2018 sebesar 77,41 persen.
"Pencapaian peningkatan IPM menunjukkan keberhasilan pemerintah daerah dalam upaya membangun kualitas hidup manusia melalui pendidikan, kesehatan, dan akses terhadap pendapatan," ungkapnya.
Ke depan lanjut AJB, upaya peningkatan IPM ini akan terus dilakukan secara berkesinambungan melalui, peningkatan pelayanan kesehatan yang merata, peningkatan akses dan kualitas pendidikan dan peningkatan pendapatan masyarakat.
Pengantar Ranperda APBD 2021 Kota Sungaipenuh, Wako Prioritas Infrastruktur Jalan, Irigasi, Jaringan
Walikota Sungai Penuh H.Asafri Jaya Bakri (AJB) menyampaikan pengantar Ranperda tentang APBD 2021, Selasa (10/11/2020).
Penyampaian pengantar Ranperda APBD 2021 disampaikan dalam sidang paripurna DPRD Kota Sungai Penuh yang dipimpin Ketua DPRD, Fajran.
Di paripurna tersebut, Wako AJB menguraikan secara rinci pokok-pokok kebijakan dan rencana pada sisi pendapatan dan belanja daerah tahun 2021.
Wako AJB mengungkapkan, sesuai prioritas pembangunan tahun 2021, belanja modal dialokasikan sebagian besar untuk peningkatan infrastruktur seperti jalan, irigasi dan jaringan.
Wako dua periode ini menginstruksikan kepada tim anggaran pemerintah daerah serta seluruh SKPD agar dapat melaksanakan pembahasan APBD tahun 2021 secara seksama dengan badan anggaran DPRD Kota Sungai Penuh, mempedomani ketentuan perundang-undangan.
Sungaipenuh Peringati Hari Jadi ke 12 Tahun, Wako AJB Paparkan Capaian Pembangunan
Kota Sungai Penuh memperingati Hari Ulang Tahun ke 12 secara sederhana dan mengikuti protokol kesehatan.
Puncak peringatan HUT dilaksanakan dalam sidang paripurna istimewa DPRD Kota Sungai Penuh, Senin (9/11/2020).
Walikota H.Asafri Jaya Bakri (AJB) dalam pidatonya pada sidang paripurna dewan memaparkan secara garis besar capaian pembangunan dan prestasi yang diraih selama tahun 2019 lalu.
Diungkapkan Wako AJB, di tengah gejolak perekonomian global, indikator ekonomi Kota Sungai Penuh cukup stabil fluktuasi ekonominya.
Di antara sebelas kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi, Kota Sungai Penuh termasuk memiliki laju pertumbuhan yang tinggi mencapai 5, 12 persen di atas Provinsi Jambi yang sebesar 4,40 persen.
Tingkat pengangguran terbuka dalam empat tahun terakhir semakin menurun dari 8,18 persen pada 2015, menjadi 5,3 persen pada 2019, atau turun sebesar 2, 88 persen.
Persentase penduduk miskin dari tahun 2016 sampai tahun 2018 selalu mengalami penurunan.
"Pada tahun 2019 persentase penduduk miskin berjumlah 2,81 persen dan merupakan persentase terkecil penduduk miskin dalam Provinsi Jambi," papar Wako AJB.
Di sisi lain, indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Sungai Penuh pada 2019 naik menjadi 78,26 persen, jika dibanding tahun 2018 sebesar 77,41 persen.
"Pencapaian peningkatan IPM menunjukkan. keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia melalui pendidikan, kesehatan, dan akses terhadap pendapatan," ungkapnya.
Baca juga: Manjakan Pencinta BBQ dan Shabu, Promo Grill and Shabu di BW Luxury Jambi
Baca juga: Asus A412FL Laris di Pasaran, Laptop Harga 4 Jutaan Sudah Cukup Untuk Belajar Online
Baca juga: Harga Buku Mulai Rp5.000, Program Akhir Tahun Gramedia Jambi
Ke depan lanjut Wako AJB, upaya peningkatan IPM ini akan terus dilakukan secara berkesinambungan melalui, peningkatan pelayanan kesehatan yang merata, peningkatan akses dan kualitas pendidikan, dan peningkatan pendapatan masyarakat.
Rapat paripurna peringatan HUT ke 12 dihadiri Pjs Gubernur Jambi, anggota DPRD Provinsi Jambi dapil Sungai Penuh Kerinci, Wakil Walikota, H. Zulhlemi, unsur Forkompimda, Ketua TP PKK, dan undangan lainnya.
Dalam rangka penerapan protokol kesehatan, peringatan HUT ke 12 Kota Sungai Penuh diikuti seluruh jajaran Pemkot secara virtual.
(tribunjambi/herupitra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/ilustrasi-tingkat-pengangguran-terbuka.jpg)