Pidato Pertama Kemenangan Joe Biden, Awal Menjabat Akan Tangani Covid-19

Dalam pidatonya, ia berjanji akan menangani Covid-19 di hari pertamanya menjabat sebagai Presiden

Editor: Sulistiono
JIM WATSON / AFP
Kandidat Presiden dari Partai Demokrat Joe Biden berbicara ketika Senator AS dan kandidat Wakil Presiden, Kamala Harris, melihat Chase Center di Wilmington, Delaware pada 4 November 2020. Kehidupan pribadi Joe Biden dipenuhi tragedi, istri dan putrinya tewas kecelakaan, dan anak laki-lakinya meninggal karena kanker. 

TRIBUNJAMBI.COM - Calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Joe Biden, pidato pertama setelah unggul dalam Elektoral Votes di Delaware, Sabtu (7/11/2020). Dalam pidatonya, ia berjanji akan menangani Covid-19 di hari pertamanya menjabat sebagai Presiden.

Biden memilih untuk tidak tinggal diam menanti hasil akhir Pilpres 2020. Ia dan pasangannya, Senator Kamala Harris, telah bertemu dengan kelompok ahli kesehatan setempat untuk membahas persoalan pandemi.

Baca juga: Sinopsis Ikatan Cinta RCTI Episode 20 Tayang Malam Ini, Andien Sudah Tak Tahan, Akan Tinggalkan Al?

Baca juga: Sinopsis Anak Band SCTV Episode 46 Malam Ini, Sabtu 7 November 2020, Jenny Ketahuan Adalah Cahaya

Baca juga: Sama-Sama Hobi Menonton Drama Korea, Raisa Cekoki Drakor Goblin Kepada Afgan

Pria berusia 77 tahun ini khawatir, pandemi Covid-19 yang terus melonjak membuat banyak orang kehilangan kelurganya.

"Sementara kami menunggu hasil akhir, kami tidak menunggu sampai pekerjaan selesai," kata Biden, dikutip dari Sky News, Sabtu (7/11/2020).

"Kemarin, Senator Harris dan saya mengadakan pertemuan dengan kelompok ahli kesehatan masyarakat dan krisis ekonomi yang dihadapi negara ini."

"Pandemi semakin mengkhawatirkan di seluruh negeri. Kasus harian meroket dan sekarang diyakini kita bisa melihat sebanyak 200.000 dalam satu hari. Jumlah kematian mendekati 240.000," tambahnya.

Barack Obama dan Joe Biden
Barack Obama dan Joe Biden (Instagram @joebiden)

Biden juga ikut prihatin dengan masyarakat yang kehilangan keluarganya akibat virus corona.

Untuk itu, ia ingin agar masyarakat tidak mengalami rasa sakit itu lagi. Ia mengaku memahami sakitnya kehilangan seseorang yang dicintai.

"Kami tidak akan pernah bisa mengukur semua rasa sakit, kehilangan dan penderitaan yang dialami keluarga. Kita semua tahu bagaimana rasanya kehilangan seseorang dan aku ingin mereka tahu, mereka tidak sendiri. Hati kami hancur bersamamu," kata mantan Wakil Presiden AS ini.

Biden pun berkomitmen untuk mengendalikan virus corona di hari pertamanya menjabat sebagai Presiden AS.

Ia mengaku ingin menyelamatkan banyak nyawa di waktu mendatang.

"Pada hari pertama, kami akan menjalankan rencana kami untuk mengendalikan virus ini."

"Kami tidak dapat menyelamatkan nyawa yang telah hilang, tetapi kami dapat menyelamatkan banyak nyawa di bulan-bulan mendatang," tegasnya.

Baca juga: Chord Kunci Gitar Pergi Hilang dan Lupakan Remember of Today Link Download MP3 & Video Klip

Baca juga: Chord Kunci Gitar Orkes Sakit Hati Slank,Jangan Kau Bohongi Aku Lagi Banyak Bicara Cuma Basa Basi

Baca juga: Chord Kunci Gitar dan Lirik Lagu Salah - Cokelat, Juga Video Klipnya

Sementara, Biden pun memahami lamanya hasil perhitungan pemilu.

Namun, ia mengatakan kepada para pendukungnya agar terus mengawal hasil tersebut.

"Saya tahu menonton hasil total suara ini di TV seakan bergerak sangat lambat. Ini bisa membuat mati rasa!" kata Biden.

"Tapi jangan pernah lupa penghitungan bukan hanya angka, mereka mewakili pemilih."

"Pria dan wanita yang menggunakan hak dasar mereka agar suaranya didengar," lanjutnya.

Menurutnya, hasil ini semakin membuat jelas, jumlah orang Amerika dari semua ras dan agama memilih perubahan yang sama.

"Mereka telah memberi kami mandat untuk bertindak atas COVID, ekonomi, perubahan iklim, rasisme sistemik. Mereka telah menjelaskan bahwa mereka ingin negara bersatu," tegas Biden.

Joe Biden unggul sementara dalam perolehan suara

Hingga Sabtu (7/11/2020) pukul 12.50 WIB, Joe Biden masih unggul dalam penghitungan suara dengan 264 elektoral votes.

Sementara, posisi Trump tertinggal jauh dengan 214 elektoral votes.

Perolehan suara di Nevada, Georgia, Pennsylvania, dan Calorina Utara masih terus dihitung.

Di beberapa negara bagian, khususnya di Georgia dan Pennsylvania perolehan kedua kudu sangat tipis dan sengit.

Baca juga: Obat Sakit Diabetes dari Rempah-rempah - Gingseng, Bawang Putih, Pare, Kaktus Turunkan Gula Darah

Baca juga: 3 Jenis Minuman Ini Berbahaya bagi Penderita Diabetes - Soda hingga Minuman Berenergi

Baca juga: Gejala Awal Penyakit Diabetes - Sering Haus, Penglihatan Buram, Kesemutan dan Muncul Bercak di Kulit

Di Georgia, Biden sementara unggul 1 persen, dengan 49.3 persen dimiliki Trump dan 49.4 persen dimiliki Biden.

Sementara di Pennsylvania, yang memiliki 20 elektoral votes, Biden unggul 49,6 persen dan Trump 49,3 persen

Kendati perolehan suara masih terus dihitung, beberapa tokoh mengklaim Joe Biden sebagai presiden terpilih.

Seperti Ketua DPR AS, Nancy Pelosi yang telah menyebut Joe Biden sebagai Presiden terpilih Amerika Serikat.

Hal itu ia katakan saat perolehan suara Biden menyalip Trump, dalam medan pertempuran memperebutkan Pennsylvania.

Menurutnya, Biden-Harris telah memenangkan Gedung Putih.

"Presiden Terpilih Biden memiliki mandat yang kuat untuk memimpin," katanya.

"Ini adalah hari yang membahagiakan bagi negara kita. Joe Biden adalah pemersatu, karena dia bertekad untuk menyatukan orang," pungkas Nancy. (tribunjambi.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Joe Biden Janji Tangani Covid-19 di Hari Pertama Jabat Presiden: Kami Dapat Selamatkan Banyak Nyawa, https://www.tribunnews.com/internasional/2020/11/07/joe-biden-janji-tangani-covid-19-di-hari-pertama-jabat-presiden-kami-dapat-selamatkan-banyak-nyawa

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved