Breaking News:

Smart Mom

Begini Cara Azizah Syafiq Almuhdhar Mengatasi Bayi Tumbuh Gigi

Masa-masa pertumbuhan gigi seperti inilah bayi merasa tidak nyaman dan mengakibatkan bayi rewel dan mudah marah atau lebih sensitif dari biasanya.

ist
Azizah Syafiq Almuhdhar dan anaknya. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Proses pertumbuhan gigi pada bayi, terjadi saat bayi berusia 6-12 bulan, bahkan sampai umur 2-3 tahun masih mengalami pertumbuhan gigi.

Masa-masa pertumbuhan gigi seperti inilah bayi merasa tidak nyaman dan mengakibatkan bayi rewel dan mudah marah atau lebih sensitif dari biasanya.

Gigi-gigi mungil yang tertimbun di gusi mulai keluar menembus gusi yang membuat gusi bengkak dan membuat bayi merasa sangat tidak nyaman.

Kondisi ini mengakibatkan bayi mengalami gejala tertentu dan yang umum terjadi pada bayi saat tumbuh gigi adalah tidak nafsu makan, beberapa bayi juga mengalami rewel, berliur, lekas marah, dan sakit gusi.

Baca juga: Partai Masyumi Didirikan untuk Tampung Massa 212 dan Mantan Kader PBB, Sudah di Deklarasikan

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Ini Cara Unik yang Dilakukan Camat Alam Barajo Setiap Hari

Baca juga: VIDEO Kapok Jadi Artis, Ade Londok Minta Maaf ke Mali dan Mau Kembali Jadi Penjahit

Bagi ibu muda satu ini, meskipun mengasuh bayi merupakan pengalaman pertamanya, tidak membuatnya kesulitan dalam menghadapi bayi saat tumbuh gigi dan ia tetap banyak membaca dan bertanya kepada yang lebih mengerti.

Menghadapi proses tersebut seorang ibu muda, Azizah Syafiq Almuhdhar (26), membagikan pengalamannya dalam menghadapi anak saat tumbuh gigi Zayd Alwi Assegaf yang berusia 1 tahun.

Saat bayi tumbuh gigi, bayi mengalami gejala yang berbeda-beda, dan ada juga bayi yang mengalami demam meskipun tumbuh gigi sebenarnya tidak mengalami demam.

Anak dari Azizah Syafiq Almuhdhar
Anak dari Azizah Syafiq Almuhdhar (ist)

"Untuk Zayd, dia pertama kali tumbuh gigi sama sekali tidak apa-apa, pas trip ke dua gigi nya tumbuh langsung tiga dan dia demam 40 derajat, tidak begitu rewel hanya saja lebih manja," jelasnya.

"Karena anak pertama jadi banyak nanya dan konsultasi sama yang lebih tahu, dan ternyata kalau tumbuh gigi itu tidak demam, demam itu karena gusinya gatal dan ada bakteri akibat dia gigit-gigit sembarangan, dia juga sempet mogok makan, tapi masih mau makan cemilan kaya biskuit," tambahnya.

Melihat kondisi tersebut, memberikan bayi sesuatu yang aman untuk digigit sangat di perlukan saat masa tumbuh gigi, agar bayi tidak memasukkan benda sembarangan akibat gusi gatal dan menghindari bakteri penyebab demam.

Selain menghindari penyebab demam, beberapa cemilan juga dapat membantu meredakan gatal dan nyeri pada bayi saat tumbuh gigi.

"Memberikan teether sangat membantu sekali, selain merangsang pertumbuhan gigi juga membantu anak lebih tenang dan tidak rewel, memberikan cemilan sehat seperti buah-buahan dingin juga sangat membantu, minuman yang sedikit dingin juga dapat membantu meredakan rasa gatal dan meredakan nyeri," tutupnya.

Di masa-masa seperti ini, peran orang tua sangat penting dalam mengawasi anak, baik itu dalam memberikan makanan kepada anak yang ia sukai saat gigi tumbuh dan membuatnya sulit makan, membantu saat anak tersedak.

Penulis: Ade Setyawati
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved