Hampir Pasti Menang Jadi Presiden AS, Biden Butuh 6 Suara Lagi, Donald Trump Kemungkinan Kalah

Joe Biden Calon presiden (capres) dari Partai Demokrat hampir dipastikan akan menjadi Presiden Amerika Serikat.

Editor: Rahimin
ist
Joe Biden dan Donald Trump 

Hampir Pasti Menang Jadi Presiden AS, Biden Butuh 6 Suara Lagi, Donald Trump Kemungkinan Kalah 

TRIBUNJAMBI.COM - Joe Biden Calon presiden (capres) dari Partai Demokrat hampir dipastikan akan menjadi Presiden Amerika Serikat.

Biden hampir memperoleh 270 suara Electoral College (Dewan Elektoral) untuk dapat melenggang ke Gedung Putih.

Hingga Rabu (4/11/2020) malam waktu setempat, berdasarkan penghitungan Associated Press, Biden memperoleh 264 electoral vote ( suara elektoral), sedangkan capres petahana Donald Trump memperoleh 214 suara elektoral dalam Pilpres AS 2020.

Itu berarti, Biden hanya butuh enam suara elektoral lagi untuk menjadi Presiden AS, sebagaimana dilansir Daily Sabah.

Baca juga: Sinopsis Lava Kusha Episode 4, Lava Kusha Mendengar Cerita Ramayana Langsung dari Rama

Baca juga: Selebriti Dunia yang Dukung Donald Trump - Conor McGregor, Mike Tyson hingga Stephen Baldwin

Baca juga: Ariel NOAH Mulai Gelisah Pada Alleia yang Kini SMA, Kerap Dengar Cerita dari Sarah Amalia Soa Ini

Sampai saat ini, masih ada lima negara bagian yang masih belum rampung menghitung perolehan suara, salah satunya adalah negara bagian kunci Pennsylvania.

Sejumlah media AS melaporkan kemenangan untuk petahana dari Partai Republik di 23 negara bagian, termasuk Florida, Texas, Indiana, Kentucky, Missouri, dan Ohio.

Sementara Biden memenangi 22 negara bagian, termasuk Delaware, California, dan New York. Selain itu, mantan wakil presiden tersebut juga telah mengambil alih kemenangan di tiga negara bagian yang dimenangi Trump pada 2016, yakni Arizona, Michigan, dan Wisconsin.

Joe Biden
Joe Biden (The Independent)

Nebraska membagi suara elektoralnya menjadi dua, yakni empat untuk Trump dan satu untuk Biden. Maine dimenangi oleh Biden, tetapi negara bagian tersebut hanya menyumbang tiga dari empat suara elektoral kepada Biden.

Satu suara elektoral di Maine dimenangi oleh Trump. Jika Biden menang di Nevada, secara teori dia akan mendapat 270 suara elektoral yang diperlukan.

Harapan Partai Demokrat yang memprediksi akan menang cepat dan telak bagi Biden rupanya tidak tercapai. Mereka harus menunggu hingga Biden memperoleh minimal 270 suara elektoral.

Baca juga: Promo Giant Weekday 5 November 2020, Susu Yoghurt Daging Baju dan Sayur, Bisa via WhatsApp

Baca juga: 3 Wilayah Basis Trump Ini Bisa Gagalkan Joe Biden Jadi Presiden AS, Mahkamah Agung Diminta Berindak

Baca juga: Ini Terjadi Pada Indonesia Bila Joe Biden Jadi Presiden Amerika, Tambah Sulit Kerja Sama?

Terlepas dari pandemi yang telah menewaskan lebih dari 230.000 orang AS, perekonomian yang menurun, dan kebijakan luar negeri yang kacau, Trump masih mendapat dukungan dari sebagian besar negara bagian.

Sementara itu, Trump terjun ke Twitter ddan mengeklaim lawan-lawannya mencoba "mencuri pemilu" meskipun dia tidak memberikan bukti.

Twitter membatasi akses unggahan tersebut.

Donald Trump akan ajukan gugatan ke Mahkamah Agung karena merasa dicurangi di Pilpres AS
Donald Trump akan ajukan gugatan ke Mahkamah Agung karena merasa dicurangi di Pilpres AS (Politico)

"Kami unggul BESAR, tetapi mereka mencoba MENCURI Pemilu. Kami tidak akan pernah membiarkan mereka melakukannya. Suara tidak dapat diberikan setelah Pemungutan Suara ditutup!" tulis Trump di Twitter.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved