Selain Oknum Brimob Kelapa Dua, Mantan Anggota TNI AD Juga Tersangka Penjualan Senpi ke KKB Papua
Kasus penjualan senjata api, bukan hanya melibatkan oknum anggota Brimob Kelapa Dua Bripka MJH.
Selain Oknum Brimob Kelapa Dua, Mantan Anggota TNI AD Juga Tersangka Penjualan Senpi ke KKB Papua
TRIBUNJAMBI.COM - Kasus penjualan senjata api, bukan hanya melibatkan oknum anggota Brimob Kelapa Dua Bripka MJH.
Namun, Polda Papua juga menetapkan DC (39) yang merupakan ASN dan anggota Perbakin Nabire dan FHS (39) mantan anggota TNI-AD.
Ketiga tersangka dikenakan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat No 12 Tahun 1951.
Baca juga: Ayu Purwa Lestari Belum Tahu Penyebab Dalang Ki Seno Nugroho Meninggal Dunia
Baca juga: Inul Vizta Tutup, Inul Daratista PHK Semua Karyawannya di DKI Jakarta, Nasib Daerah Lain?
Baca juga: Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar Jalani LDR, Atta Ngaku Makin Pusing Jika Bahas Nikah
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw didampingi Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab mengatakan, ketiga tersangka beserta barang bukti berupa tiga pucuk senjata api, yakni jenis M16, M4, dan glock diamankan di Polda Papua untuk diproses lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan juga terungkap anggota Polri yang bertugas di Brimob Kelapa Dua itu sudah tujuh kali membawa senjata api ke Nabire dengan upah berkisar dari Rp 10 juta hingga Rp 30 juta tergantung jenis senjata api yang dibawa.

Senjata api itu dijual kepada pemesan melalui DC dengan harga berkisar Rp 300 juta hingga Rp 350 juta tergantung jenis.
Dia menyebut, saat ini anggota masih mencari pemesan senjata itu berinisial SK. "Hingga kini SK belum ditemukan, sehingga penyidik belum bisa meminta keterangan dari yang bersangkutan," kata Waterpauw, seperti dilansir dari Antara, Senin (2/11/2020).
Kapolda Papua mengakui, anggota di lapangan sudah lama memonitor adanya kasus jual beli senjata api ke kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Baca juga: Divonis 3 Tahun Penjara, Jerinx SID Sebut Ada Orang yang Ingin Pisahkan dengan Istri
Baca juga: Bukan Jadi Wanita Simpanan Ternyata Nikita Mirzani yang Pernah Punya Pria Simpanan, Kira-kira Siapa?
Baca juga: Siapa Sebenarnya Ki Seno Nugroho yang Meninggal, Mengapa Anak Muda Bisa Kepincut Nonton
Mengingat saat ini aksi kelompok bersenjata khususnya di wilayah Intan Jaya makin meningkat hingga menimbulkan korban jiwa baik warga sipil maupun aparat keamanan.
Kasus tersebut dapat terungkap setelah ada informasi masuknya dua pucuk senjata api jenis M16 dan M4 yang masuk melalui Timika ke Nabire.
Sehingga dilakukan pendalamanan dan akhirnya terbongkar dengan diamankannya Bripka MJH dari sesaat setibanya di Nabire via Timika dan Makassar.
"Senjata api yang dibawa Bripka MJH itu dilengkapi dokumen, sehingga tidak ada masalah saat diangkut dengan pesawat dari Jakarta hingga ke Nabire," kata Irjen Pol Waterpauw.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mantan Anggota TNI AD Terlibat dalam Jual Beli Senjata di Papua",