Berita Sarolangun
Panti Rehabilitasi Sarolangun, akan Terus Didampingi oleh BNN RI
Deputi Rehabilitasi BNN RI, akan mendampingi dan mengasisteni, tumbuh kembangnya panti rehabilitasi narkotika di Sarolangun.
Penulis: Rifani Halim | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Deputi Rehabilitasi BNN RI, akan mendampingi dan mengasisteni, tumbuh kembangnya panti rehabilitasi narkotika di Sarolangun.
"Kami akan berikan berikan bimbingan teknis dan memerhatikan layanan rehabilitasi di Sarolangun berjalan dengan standar nasional Indonesia, kami sudah memiliki SNI 8807 2019," kata Amirta, perwakilan Deputi Rehabilitasi BNN RI di rumah dinas Bupati Sarolangun, Rabu (4/11/2020).
Lanjutnya, layanan rehabilitasi yang diberikan itu sesuai standar, agar masyarakat tidak lagi berstigma negatif.
Baca juga: Kecanggihan Kamera Super Jernih Smartphone Samsung Penuhi Kebutuhan YouTuber dan Tiktok
Baca juga: Bakal Rampung! Hasil Pilpres AS Terbaru Pukul 21.00 WIB, Biden dan Trump Hanya Selisih 25 Electoral
Baca juga: Ade Londok Odading Ditipu Manajer Sampai Uang Dibawa Lari? Ternyata Hoax Pisah Baik-baik
Sudah ada panti rehabilitasi, namun Sarolangun belum memiliki BNN di tingkat daerah, Amrita, perwakilan Deputi Rehabilitasi BNN RI berharap agar Sarolangun memiliki BNN.
Cek Lokasi
Perwakilan Deputi Rehabilitasi BNN RI kunjungi Sarolangun dan mengecek ke panti rehabilitasi narkotika di Sarolangun, Rabu (4/11/2020).
Sebelum ke lokasi ia mampir dahulu dan bercengkrama dengan Endang Abdul Naser Sekretaris Daerah Sarolangun di rumah dinas Bupati Sarolangun.
Amrita mengatakan, ia mengapresiasi kepada pihak pemerintah Sarolangun terhadap inisiatif memberikan rehabilitasi terhadap penyalahgunaan narkoba di Sarolangun.
"Kalau dilihat lokasinya yang disampaikan tadi sangat strategis, karena berbatasan dengan Provinsi Sumatera Selatan dan tak jauh juga dari Sumatra Barat, karena sekitar Sarolangun cukup rawan," kata Amrita, di rumah dinas Bupati Sarolangun, Rabu (4/11/2020).
Ia melanjutkan, pihaknya berharap panti rehabilitasi di Sarolangun menjadi rujukan BNN RI di provinsi Jambi.
Ia jual mengimbau agar tidak mengucilkan penguna narkoba, Karena penguna bukan lah stigma, karena jika mengecilkan pengguna, mereka akan terus mengunakan narkoba, dan peredaran akan semakin marak.
"kalau misalnya ada anggota keluarga yang menyalahgunakan narkoba, kita rujuk lah ke panti rehabilitasi, untuk menghindari komplikasi-komplikasi yang terjadi," sambungnya.
Sebagian besar dana rehabilitasi penguna narkotika juga ditanggung oleh pemerintah daerah.
(tribunjambi/rifani halim)
Baca juga: UMKM di Jambi Ini Berdiri Sejak 1990, Fokus Memproduksi Makanan Jadul dengan Varian Rasa Kekinian
Baca juga: Kecanggihan Kamera Super Jernih Smartphone Samsung Penuhi Kebutuhan YouTuber dan Tiktok
Baca juga: Memanasnya Pilpres AS, Pendukung Joe Biden dan Donald Trump Bentrok di Kawasan Gedung Putih