Foto Syur Mama Muda ML Disebar Akun FB Mei Mey, Gara-gara Tak Diberi Pulsa Mantan Suami
"Awalnya dipesan itu foto saya dikirimkan, kalau tidak diisikan pulsa pelaku mengancam mempostingya ke akun Facebook itu.
TRIBUNJAMBI.COM, PALEMBANG - Seorang mama muda di Palembang mengalami peristiwa yang tidak mengenakkan.
ML (21), mama muda di Palembang kesal lantaran foto tanpa busana dirinya disebarkan akun facebook bernama Mei Mey.
Melansir kompas.com, diduga, pemilik akun Mei Mey merupakan mantan suaminya.
Akibat kejadian tersebut, ML pun melaporkan akun tersebut ke Polrestabes Palembang, Senin (2/11/2020).
Dijelaskan ML kejadian itu bermula ia mendapatkan pesan Facebook Messenger dari akun Mei Mey.
Baca juga: Sambil Gendong Anak, Suami di Kediri Grebek Mama Muda yang Nekat Selingkuh dengan Duda
Dalam pesan itu pelaku mendadak meminta untuk dikirimkan pulsa dengan nomor yang telah dikirimkan.
Namun, permintaan itu tak dihiraukan oleh korban. Hanya berselang beberapa menit, foto ML tanpa busana pun langsung disebarkan ke akun Facebook tersebut.
"Awalnya dipesan itu foto saya dikirimkan, kalau tidak diisikan pulsa pelaku mengancam mempostingya ke akun Facebook itu.
Permintaan itu tidak saya tanggapi, setelah itu foto saya langsung tersebar. Kemungkinan akun itu mantan suami saya," kata ML saat membuat laporan.
Saat foto ML tersebar, teman korban sempat memberikan pesan di kolom komentar agar gambar tersebut dihapus.
Baca juga: Panduan Cara Dapat Bantuan UMKM Rp 2,4 Juta Secara Online, hingga Desember 2020
Namun, pelaku malah membalas komentar itu dengan kembali mengirimkan video bugil korban.
"Setiap komen selalu dibalas video saya, saya sudah merasa malu dan minta pelaku ditangkap," ujarnya.
Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene membenarkan adanya laporan tersebut.
Ia menjelaskan, saat ini sedang meminta keterangan dari korban untuk memburu pelaku.
"Korban masih kita periksa, untuk pelaku bisa dikenakan UU ITE," kata Irene.
Foto syur mama muda sampai tangan guru dan siswa
Peristiwa hampir serupa pernah terjadi di Tasikmalaya, Jawa Barat.
Foto dan video seronok mama muda disebar oleh mantan pacarnya. Penyebarannya pun tak tanggung-tangung di Grup WhatsApp guru dan siswa.
Sang anak yang melihat tayangan panas, langsung mencak-mencak. Pasalnya, foto dan video yang tak selayaknya itu diketahui guru dan teman-temannya.
Tak pelak, sang anak lapor ke polisi karena tidak terima ibunya diperlakukan seperti itu.
Baca juga: Megawati Ditantang Balik Kaum Milenial soal Kontribusi Bangsa, Fahri Hamzah Dukung Penuh Kaum Muda
Sang anak juga melaporkan kasus ini ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya untuk minta pendampingan dan perlindungan hukum.
"Saya ke sini mendampingi korban dan ibu korban untuk melaporkan kejadian kekerasan verbal yang dialami anak ini," ujar Kepala KPAID Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto di Mako Polresta Tasikmalaya, Senin (28/9/2020).
"Selama ini, korban trauma karena potongan screenshot video tak senonoh ibunya disebarkan oleh seseorang di media sosial dan dikirim oleh pelaku langsung ke WhatsApp teman dan guru di sekolahnya," jelasnya.
Ato menceritakan, ibu korban sudah cerai dengan suaminya.
Mama muda berumur 35 tahun itu membesarkan anak-anaknya seorang diri.
Bocah SMP itu adalah anak sulung korban dengan suami pertamanya.
Baca juga: Wanita Ini Kerap Menculik Pria, Membiusnya Lalu Dirudapaksa, Begini Pengakuan Korban
Diberitakan Kompas.com, foto dan video tak senonoh diketahui disebarkan oleh mantan pacar ibunya.
Hal ini diketahui setelah sang ibu mengaku bahwa foto-foto yang beredar itu didapat dari potongan rekaman video call yang ia lakukan dengan mantan pacarnya.
Ia mengakui sempat melakukan video call untuk bermesraan jarak jauh dengan pria yang saat itu menjadi kekasihnya.
Diduga lantaran tak terima diputus, foto-foto bugil pun disebarkan mantan pacarnya.
"Kekerasan verbal ini bermula saat ibu korban punya pacar asal Jakarta dan putus. Ibunya melakukan video call tak senonoh saat masih pacaran," ujar Ato.
"Saat sudah putus foto-foto potongan rekaman video itu disebarkan oleh pelaku ke teman-teman dan guru sekolah korban. Korban pun trauma dan minta pendampingan kita (KPAID)," sambungnya.
Kepada KPAID, sang ibu menceritakan awal kenalannya dengan mantan pacarnya saat bekerja di Jakarta beberapa waktu lalu.
Baca juga: Obat Demam Anak Usia 0-6 Bulan, Pakai Cara Praktis Berikut
Ia sempat menjalin hubungan asmara selama 14 bulan hingga akhirnya pulang ke Tasikmalaya.
"Diduga motifnya sampai hari ini karena dendam akibat hubungannya sudah putus. Korban merupakan anak pertama ibu muda itu," ungkap Ato.
"Selama ini berpacaran kurang lebih 14 bulan. Ibu korban dan pelaku sudah berhubungan serius dan sampai hari ini statusnya sudah bercerai," paparnya.
Kini kasus kekerasan verbal yang dialami bocah SMP itu sudah disampaikan ke petugas Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polresta Tasikmalaya.
Kasat Reskrim Polresta Tasikmalaya, AKP Yusuf Ruhiman membenarkan laporan korban yang masih ABG itu.
Kini pihak kepolisian masih menunggu berkas hasil laporan untuk ditindaklanjuti.
Baca juga: Wisata Jambi, Ini 6 Penginapan Murah di Kerinci, Mulai Rp 160 Ribuan Nikmati Aneka Fasilitasnya
"Masih menunggu hasil laporannya," ujar Yusuf. (*)