Breaking News:

Berita Kerinci

Jalan Renah Pementik Semakin Parah, Sudah Puluhan Tahun Warga Merasa Terisolir

Beberapa waktu lalu jalan Renah Pemetik dipertanyakan Anggota DPRD Kerinci, Mensediar, dan Bupati Kerinci janjikan akan diprioritaskan pada tahun 2021

ist
Kondisi jalan Renah Pementik Kabupaten Kerinci 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Jalan Renah Pementik Kabupaten Kerinci semakin hari semakin parah.

Sudah puluhan tahun masyarakat Renah Pemetik Kecil, Sungai kuning, Lubuk Tabun dan Pasir jaya, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, merasa terisolir.

Pasal, masyarakat empat desa di Renah Pemetik tersebut hingga saat ini masih belum merasakan jalan yang layak, seperti di wilayah lain di Kabupaten Kerinci.

Irwan salah seorang warga Renah Pemetik mengatakan, rusaknya jalan Renah Pemetik membuat petani kesulitan membawa hasil pertanian mereka.

Menurut dia, sudah beberapa tahun jalan Renah Pemetik tidak dilakukan perbaikan.

Baca juga: Ngaku Artis Kampungan, Haji Bolot Punya 30 Rumah dan 13 Mobil, Bahkan Hartanya Kalahkan Raffi Ahmad

Baca juga: Promo KFC Terbaru November 2020 Gratis KFC Soup atau Perkedel, Colonel Rice Fest, Smart Family Deal

Baca juga: JADWAL dan Link Live Streaming Grand Final KDI 2020, Siapa yang Bakal Jadi Juara? Cek Hasil Polling

"Apa lagi saat musim musim hujan, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat sulit untuk melewatinya," sebutnya, Minggu (1/11/2020).

Padahal, jalan Ranah Pemetik yang kondisinya saat ini rusak parah tersebut menghubungkan empat desa.

Yakni Pemetik Kecil, Desa Pasir Jaya, Lubuk Tabun, dan Sungai Kuning, Kecamatan Siulak Mukai.

"Untuk melewati jalan tersebut, para petani terpaksa harus menimbun sendiri dengan menggunakan tanah dan koral, supaya tidak licin dan berlumpur. Karena tidak ada ditimbun, terpaksa kita timbun sendiri, karena ini merupakan satu-satunya jalan untuk membawa hasil perkebunan, seperti kentang dan kopi," ungkapnya.

Menurut Irwan semenjak jalan Renah Pemetik dibuka sekitar awal tahun 2000an nampaknya tidak menyelesaikan duka bagi petani. Sampai sekarang jalan menuju Renah Pemetik masih rusak parah.

Halaman
12
Penulis: Herupitra
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved