Positif Corona Jambi Tambah
60 Orang Terjaring Razia Tak Pakai Masker di Sarolangun, Didominasi Warga Sekitar Lokasi
Dari operasi tersebut, masih banyak warga lolos dalam operasi masker yang dilakukan, di Simpang Jambi, Kecamatan Sarolangun.
Penulis: Rifani Halim | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Operasi kepatuhan masyarakat sarolangun terhadap penggunaan masker untuk menghindari Covid-19, masih banyak ditemui di operasi yang dilakukan oleh BNBP, TNI- Polri, pol PP, Dishub sarolangun.
Dari operasi tersebut, masih banyak warga lolos dalam operasi masker yang dilakukan, di Simpang Jambi, Kecamatan Sarolangun.
Yen Azwadi, Kabid BPBD kabupaten Sarolangun, menyebutkan bahwa masih banyak warga yang tidak menggunakan masker.
Sebanyak 60 orang yang tidak menggunakan masker, bahkan banyak sekali Pengandara atau warga lokal yang terjaring razia.
Baca juga: VIDEO: Kebakaran Besar Diduga Gudang Penyimpanan Minyak di Alam Barajo
Baca juga: VIDEO: Hari Pertama Operasi Zebra di Batanghari Tiga Jenis Pelanggaran, Belasan Pengendara Ditilang
Baca juga: Jadwal Liga Champions Pekan Ini, Juventus vs Barcelona, Prediksi Pertandingan Hingga Prediksi Skor

"Rata-rata pelanggar masih didominasi oleh warga sekitar tempat razia," kata Yen Aswadi, Kabid Yen Aswadi, Senin (26//12020.
Dari pantauan Tribun Jambi di lapangan, masih banyak yang lolos dalam razia masker yang di lakukan oleh.
Salah satu staf BPNB aktif dalam melakukan operasi, sampai terlalu bersemangat, sampai memekik ke salah satu pengendara yang tidak menaaati standar protokol kesehatan. (TribunJambi/Rifani Halim)
Disiplin Pakai Masker Ternyata Bisa Turunkan Kasus Covid-19 Secara Drastis dalam Tiga Minggu
Negara-negara yang menerapkan penggunaan masker secara ketat, dalam tiga minggu kasus positifnya turun drastis, hal ini disampaikan Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Covid-19 Sonny B Harmadi.
"Tersisa hanya 20-25 persen kasus hariannya," kata Sonny dalam dialog di kanal YouTube BNPB, Jumat (23/10/2020).
Sonny pun mengambil contoh di negara lain.
"Nah, ada beberapa negara seperti di Asia Timur, ketika mereka kurang enak badan, mereka akan menggunakan masker."
"Daripada menulari, mereka melindungi dirinya dengan masker," ujarnya.
Begitu juga dengan penerapan jaga jarak, kata Sonny, secara ilmiah mampu menekan penularan.
"Ketika orang berbicara dalam jarak 2 meter, aerosolnya menyebar."
"Jadi ketika menjaga jarak minimal 2 meter itu menjadi aman," jelas Sonny.
Selanjutnya, papar Sonny, mencuci tangan pakai sabun juga terbukti ampuh.
"Jadi sebetulnya ada kepedulian sosial, ini saatnya kita belajar kesalehan sosial juga," bebernya.
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Disiplin Pakai Masker Bisa Turunkan Kasus Covid-19 Secara Drastis dalam Tiga Minggu,