Indonesia Punya Pangsa Pasar Menjanjikan, Sandiaga Uno Bersama Anak-anak Muda Kurangi Pengangguran
Kementrian Perindustrian Republik Indonesia mencatat total konsumsi kosmetik Indonesia pada 2019 mencapai 6,03 miliar USD atau sebesar Rp 86 trilyun.
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Di masa pandemi ini ada peluang untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru.
Kementrian Perindustrian Republik Indonesia mencatat total konsumsi kosmetik Indonesia pada 2019 mencapai 6,03 miliar USD atau sebesar Rp 86 trilyun.
Hal Ini diungkapkan Founder OK OCE Indonesia Sandiaga Uno merupakan pangsa pasar yang sangat menjanjikan.
Merujuk data tersebut, menurutnya terdapat dua hal yang harus menjadi perhatian seluruh pihak, yakni adanya peluang bisnis yang terbuka luas dan penciptaan lapangan kerja untuk mengurangi pengangguran di masa pandemi ini.

Baca juga: 2 Pesan Dokter Reisa Bagi Masyarakat Dalam Tangani Covid-19
Baca juga: Arti Mimpi Bertengkar dengan Ibu Mertua, Benarkah Jadi Pertanda Buruk, Simak Selengkapnya di Sini
Baca juga: Rizky Billar Beli Rumah Baru Kontan, Sohib Gebetan Lesty Kejora Tercengang Banyak Spot Usaha
OK OCE Beauty merupakan program kerja sama antara OKE OCE Indonesia denga PT. Bluepin Indonesia Perkasa.
OK OCE Beauty memperkenalkan produk 'Brightening Facial Wash' yang diproduksi 100 persen secara lokal dari ekstrak lidah buaya.
Kandungan galactomyces dan kojic acid dalam produk ini berkhasiat memberikan kelembutan dan kecerahan bagi segala jenis kulit.
Sandi juga menambahkan, bahwa komunitas OK OCE Beauty diharapkan menjadi sarana silaturahmi mulai dari remaja, emak-emak,sadar akan kesehatan kulit sekaligus berbisnis produk kecantikan.
Baca juga: Kisah Pilu Mama Muda 5 Menit Diperkosa Tetangga, Pelaku Babak Belur Dihajar Massa
Sementara itu, Fardi N Annafi selaku Pendiri dari PT Bluepin Indonesia Perkasa, menyampaikan bahwa konsumsi kosmetik dan produk perawatan kulit di Indonesia masih rendah jika dibandingkan dengan negara ASEAN lain.
Fardi juga sempat membahas tingkat pengangguran dari BPS RI yang meningkat hingga 4,99% atau sekitar 6,9 juta jiwa per-Februari 2020.
"Dengan adanya program OK OCE Beauty kita memiliki dua potensi besar, yang pertama ada potensi pasar yang masih terbuka luas. Dan sebagai penggerak, kita memiliki potensi penciptaan lapangan pekerjaan untuk mengurangi Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Indonesia."
Menjadi seorang wirausaha tentunya harus memiliki pola pikir dan tujuan yang bisa mandiri dan merdeka secara finansial.
Baca juga: Jelang Pilkada Jambi, Kelompok Anak Muda Tungkal Garap Diskusi Politik
"Ada beberapa hal yang harus dimiliki seorang wirausahawan, yang pertama openess (keterbukaan), kemudian readiness (kesiapan), kreatifitas, dan integritas. Dalam hal integritas, penting untuk menjaga kepercayaan dan silaturahim dengan orang lain yang terlibat dalam bisnis kita," ungkap Indra Uno, Pendiri OK OCE.
Hadir juga Iim Rusyamsi sebagai Ketua Umum OK OCE Indonesia menyampaikan beberapa hal penting mengenai modal utama dalam memulai bisnis.
Selain harus menekuni bisnis yang sesuai dengan minat dan bisa mendatangkan pengasilan, Iim juga menyampaikan pentingnya memiliki jaringan usaha yang baik.
"Ketika mengelola bisnis, bisa bekerja sama dengan pihak-pihak lain itu juga penting. Salah satunya adalah dengan memiliki mentor yang bisa mendampingi. Jika bergabung dengan komunitas OK OCE, kehadiran mentor akan berperan sebagai pelatih dalam memulai bisnis."
Sebagai informasi, Produk pertama OK OCE Beauty, 'Brightening Facial Wash' juga sudah terdaftar secara resmi di HKI dan BPOM Indonesia.
Dengan meluncurkan produk perawatan kulit, OK OCE Beauty berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memiliki kulit yang sehat dan terawat (*)
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Indonesia Jadi Pangsa Pasar Menjanjikan, Sandiaga Uno Bersama Anak-anak Muda Luncurkan OK OCE Beauty,